Komitmen Raih Swasti Saba Wistara Kelima, Pemkab Wajo Gelar Rakor Kabupaten Sehat

WAJO, EDELWEISNEWS.COM.-.Pemerintah Kabupaten Wajo berkomitmen untuk meraih Swasti Saba Wistara atau kategori tertinggi penghargaan Kabupaten Kota Sehat (KKS) pada tahun 2023 ini.

Hal tersebut disampaikan Bupati Wajo, Amran Mahmud saat memimpin rapat Koordinasi Kabupaten Sehat Kabupaten Wajo yang digelar di Rujab Bupati Wajo, Jalan Veteran, Sengkang (28/3/2023).

Amran Mahmud dalam arahannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut sangat penting untuk membuat komitmen bersama dalam rangka mengawal pemenuhan kabupaten sehat bisa terprogram semua dengan maskimal.

“Kami harapkan kerjasama dan sinergitas semua penanggungjawab tatanan untuk memastikan tatanan terproses dengan baik sehingga kita kembali bisa meraih kategori wistara yang ke 5 kalinya,” harap Amran Mahmud yang kompak hadir bersama Wakil Bupati, Amran.

Orang nomor Satu di Bumi Lamaddukkelleng ini juga mengungkapkan bahwa Wajo masuk dalam nominasi regional dan bahkan masuk nominasi Asia Tenggara terkait dengan kabupaten sehat.

Bahkan kata dia, Forum Kabupaten Kota Sehat (FKKS) Kabupaten Wajo telah mewakili Indonesia di pertemuan Internasional WHO di Bangkok dan Denmark.

“Jadi, sekali lagi, kami harapkan kerja keras dan kebersamaan mengawal program kabupaten sehat, sehingga apa yang kita harapkan bisa terwujud,” ucapnya.

Sementara, Ketua FKKS Kabupaten Wajo, Sitti Maryam mengatakan, verifikasi kali ini berbeda dengan sebelumnya, pasalnya tatanan bertambah dari 7 menjadi 9.

“Kalau hasil verifikasi dokumen kita kurang dari 90 maka tidak akan lagi dikirim ke pusat dan otomatis tidak bisa mengikuti verifikasi lapangan sehingga tidak akan ada peluang dapatkan kembali lagi wistara,” ujarnya.

Olehnya itu, Sitti Maryam mengharapkan kebersamaan semua untuk bekerja ekstra dan memaksimalkan penyiapan dokumen yang dibutuhkan berikut kesiapan masing-masing tatanan.

Pada kesempatan tersebut juga, Sekretaris FKKS Kabupaten Wajo, Muhlis Mammi memberikan pemaparan terkait dengan kendala dan hambatan bagi tatanan, Forkom dan pokja yang belum maksimal.

Rakor tersebut turut dihadiri Forkopimda Wajo, Ketua Tim Pembina FKKS Kabupaten Wajo, Kepala OPD, Kakan Kemenag Wajo, Muhammad Yunus, Anggota FKKS, Tim Teknis Penanggungjawab Tatanan KKS OPD, Camat, Ketua Forum Kecamatan, dan Koordinator Tim Penyusun Dokumen serta undangan lainnya.

Sekadar diketahui bahwa, verifikasi Lapangan kabupaten/kota sehat tingkat pusat rencananya pada bulan Juli 2023 mendatang.

Pada ajang penilaian yanh digelar dua tahun sekali ini, Kabupaten Wajo telah meraih Swasti Saba Wistara sebanyak empat kali berturut-turut yakni tahun 2015, 2017, 2019 dan 2021. Sehingga tahun 2023 ini menargetkan yang kelima kalinya. (APJ)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

Berkenalan dengan Kholbia dan Dita, Pebulu Tangkis Cilik Murid SD Negeri Borong, Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kholbia dan Dita, keduanya murid kelas 4A SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Di sekolahnya yang berada di Jalan Borong Raya Nomor 8, kedua anak ini bermain dan bersenda gurau, layaknya anak-anak seusianya. Siapa nyana, Kholbia dan Dita punya potensi sebagai pemain bulu tangkis andal di masa mendatang. Bulu tangkis merupakan […]

Read more
Bulukumba SULSEL

SSB Batugarumbing Tantang Teror, Pemuda Bontonyeleng Menolak Bungkam

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Teror tak menyurutkan langkah SSB Batugarumbing. Sanggar Seni Budaya desa ini menjadi sasaran setelah lantang menyeret isu “Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa.” Di balik perayaan dan gegap gempita Agustus, ada luka yang dibiarkan menganga: pemuda yang menuntut transparansi justru dibungkam dengan cara licik. Mereka diserang bukan lewat […]

Read more
Bulukumba SULSEL

Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di tengah gegap gempita kemerdekaan yang seharusnya dirayakan dengan semarak, Desa Bontonyeleng, Kabupaten Bulukumba, justru terperosok dalam kegelapan. Tidak ada kegiatan 17 Agustus, tidak ada dukungan bagi pemuda, dan yang tersisa hanyalah kecewa yang menggumpal. Sanggar Seni Budaya Batugarumbing (SSB) berdiri di barisan depan menyuarakan keresahan. Ketua umum mereka, Muh. Alif Dermawan, […]

Read more