Korsupgah KPK Lakukan Monev di Lingkup Pemkot Makassar

MAKASSAR,EDELWEISNEWS.COM – Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program tematik terintegrasi pemberantasan korupsi lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Tim Korsupgah yang diketuai Koordinator Wilayah 8 Adliansyah Malik Nasution diterima langsung Pj Walikota Makassar Dr M Iqbal S Suhaeb di Balai Kota, Selasa (2/07).

“Pemerintah Kota Makassar menyambut baik kehadiran Tim Korsupgah KPK. Pertemuan ini dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih, dan baik. Pemerintah Kota Makassar dan KPK berkolaborasi mempercepat terwujudnya clean government dan good governance di kota Makassar,” kata Pj Walikota Iqbal.

Adliansyah mengatakan, ada dua hal penting yang dibahas yaitu peningkatan pendapatan pajak daerah serta masalah aset di Pemerintah Kota Makassar.

“Monev kita fokus bahas pajak peningkatan tentunya mencakup PBB, BPHTB, pajak hotel dan restoran. Berbicara pajak hotel kita harus pasang alat perekam, tadi saya evaluasi hasilnya belum maksimal. Ini yang perlu kita dorong harus pasang alat perekam pajak,” terang Adliansyah.

Ia menekankan Pemkot Makassar untuk bertindak tegas dalam hal PAD khususnya dalam pajak pendapatan daerah ini.

“Kita kan bayar kepada mereka dan mereka berkewajiban membayar ke kas negara apalagi itu kewajiban. Mereka kan berusaha di wilayah kita. Untuk itu bulan ini kita targetkan Pemkot makassar melakukan pemasangan 500 alat perekam pajak,” ungkapnya.

Demikian pula dengan Monev NJOP PBB, Adliansyah menegaskan untuk menyelesaikan NJOP khususnya yang termasuk dalam wilayah komersial karena menurutnya ada wilayah yang bisa kita terima dan bisa sesuaikan.

“Ini kan nilainya bergerak terus. Kenapa tidak disesuaikan PBBnya. Ini kan belum clear, makanya saya panggil notaris juga untuk menjelaskan dalam Monev bahwa ini adalah aturan dari KPK,” jelasnya.

Sebelum Monev berlangsung, Dinas Pertanahan Kota Makassar menyerahkan 30 sertifikat tanah dan 1 surat perjanjian damai kepada Bagian Aset Pemkot Makassar disaksikan Pj Walikota Iqbal bersama Tim Korsupgah KPK. (hum)

Editor: Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Bedah Buku Biografi Ajoeba Wartabone Bahas Gagasan dan Kepemimpinan Sang Tokoh

Oleh : Rusdin Tompo (Pegiat Literasi, dan Koordinator SATUPENA Sulawesi Selatan) Gagasan dan kepemimpinan Ajoeba Wartabone bakal dibahas dalam kegiatan Bedah Buku “Ajoeba Wartabone (1894-1957): Sekali ke Djokja Tetap ke Djokja”, di Hotel Arya Duta, Pantai Losari, Makassar, Selasa, 16 Juni 2026. Ajoeba Wartabone, merupakan pejuang, politisi, jurnalis, dan intelektual kelahiran Gorontalo, 11 Juni 1894, […]

Read more
Gowa Jakarta SULSEL

Jamaluddin, Putra Kanreapia Terima Kalpataru 2026

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Kalpataru, penghargaan tertinggi dari Pemerintah Republik Indonesia diterima oleh Putra Kanreapia bernama Jamaluddin di Jakarta pada tanggal 11 Juni 2026. Kalpataru adalah penghargaan yang diberikan kepada perorangan atau kelompok atas jasanya dalam melestarikan lingkungan hidup di Indonesia. Kalpataru sendiri adalah bahasa Sanskerta yang berarti pohon kehidupan (Kalpavriksha). Penghargaan ini merupakan penghargaan tertinggi […]

Read more
Makassar SULSEL

CIDES ICMI: Pete-pete Laut Bukti Komitmen Appi Hadirkan Pemerataan Pembangunan bagi Warga Pulau

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kehadiran layanan transportasi laut gratis “Pete-pete Laut” yang diprogramkan oleh Wali Kota Munafri Arifuddin di Pemerintah Kota Makassar, mendapat apresiasi dari sebagian kalangan. Akademisi Universitas Hasanuddin sekaligus Ketua Center for Information and Development Studies (CIDES) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulawesi Selatan, Dr. Adi Suryadi Culla, menyebutkan sebagai program solusi yang menyentuh […]

Read more