MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Hari ke delapan Program Jelajah Sampah Makassar 2025 berlangsung di Kecamatan Tallo, Sabtu (29/11/2025). Kegiatan di Kecamatan Tallo ini dinilai sukses, karena berhasil mengumpulkan 131, 6 kg sampah organik dan anorganik.

Kegiatan ini kembali menegaskan pentingnya gerakan pemilahan sampah dari sumber sebagai langkah strategis untuk mewujudkan visi besar “Makassar Bebas Sampah 2029.”
Salah satu rangkaian utama kegiatan adalah aksi bersih yang diikuti jajaran kecamatan, kelurahan, RT/RW, satgas kebersihan, komunitas lingkungan, dan masyarakat sekitar.

Kegiatan Jelajah Sampah Makassar 2025 di Kecamatan Tallo juga diramaikan oleh berbagai tenant dan komunitas penggiat lingkungan, seperti, berdaur.id, UMKM BSU Magello, Kebun Tetangga Samata, UMKM Aspar Arkrilik, BSU Kelurahan Kalukubodoa, Marine Duddies Makassar dan Green Youth Celebes
Masing-masing menghadirkan edukasi mengenai daur ulang, pembuatan eco-enzyme, serta pengelolaan sampah kreatif yang dapat menjadi solusi berkelanjutan di tingkat rumah tangga.

Untuk memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat, panitia menghadirkan talkshow bersama perwakilan Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Tjing Ming Nelly, serta Luthfi Diana Wati dari PPLH DLH Kota Makassar.
Diskusi ini menyoroti peran penting edukasi berkelanjutan, perubahan perilaku dari rumah tangga, serta kolaborasi lintas sektor dalam mengurangi timbulan sampah.
Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti workshop dari komunitas Kebun Tetangga, yang mengajarkan pembuatan kudapan dengan pewarna alami dari bunga telang—sebagai contoh praktik ramah lingkungan yang mudah diterapkan.(*)

