Kunjungi Kodim 1425/Jeneponto, Pangdam XIV/Hsn : Kebanggaan Masyarakat pada Kodam XIV/Hsn Jangan Pernah Dicederai

JENEPONTO, EDELWEISNEWS.COM – Melaksanakan peninjauan lahan ketahanan pangan, polybag dan penaburan benih ikan di kolam bioflok serta penyerahan bingkisan sembako kepada anak stunting dan warga tidak mampu, menjadi agenda utama Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr (Han)., disetiap road show di wilayah jajarannya.

Didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XIV/Hasanuddin Ny. Desi Totok Imam, beserta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kodam XIV/Hasanuddin, road show di hari terakhir (ke-3), berkunjung di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1425/Jeneponto, Kec. Binamu, Kab. Jeneponto, Sulawesi Selatan. Senin (6/2/2023).

Dikesempatan ini, dihadapan para prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Persit KCK Cab XXXIII Kodim 1425/Jeneponto, Pangdam berpesan agar senantiasa menghindari pelanggaran sekecil mungkin, yang dapat merugikan diri sendiri dan menurunkan nilai TNI Angkatan Darat di mata masyarakat.

“Yang kira-kira merugikan diri sendiri dihentikan, begitu melakukan pelanggaran disamping merugikan diri sendiri juga akan berdampak pada keluarga dan masyarakat tentu akan malu, apalagi masyarakat di sini bangga dengan TNI karena nilai kalian dimata masyarakat itu tinggi artinya jangan pernah diciderai,” ungkapnya.

“Maksimalkan program yang berkaitan dengan perintah pimpinan, maksimalkan ketahanan pangan, ajak Pemerintah Daerah dan Stakeholder yang lain untuk turun bersama, begitu pula dengan masalah inflasi dan penderita stunting untuk sama-sama ditekan,” tambahnya.

Berkaitan dengan pelaksanaan tugas, Mayjen Totok berpesan kepada para Babinsa agar senantiasa mencerminkan diri sebagai prajurit teritorial sejati di setiap tampilan, pemikiran, langkah dan ucapan dengan dilandasi pemikiran agama, moral, mental yang kuat dengan dilandasi slogan Kodam 6K di Hati Kita.

“Saya minta semua anggota disini satu komando, satu wajah, jalin ikatan yang kuat, jadi loyalitas tegak lurus. Saya ingin kita semua happy together, bahagia bersama tidak boleh bersedih. Apa yang kita terima disyukuri dan berbuat yang terbaik untuk satuanmu,” pesannya.

Ia menambahkan, dalam hubungan dengan masyarakat agar para prajurit dapat menjadi motivator dengan mengajak untuk berbuat kebaikan dan harus kompak serta bersinergi, karena menurutnya keberadaan TNI Angkatan Darat khususnya Kodam Hasanuddin adalah untuk masyarakat.

“Jangan lupa dalam mengawali kegiatan dengan berdoa dan amalkan agama dalam kehidupan sehari-hari, apapun agamanya serta senantiasa berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Sumber : Pendam XIV Hsn

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

Berkenalan dengan Kholbia dan Dita, Pebulu Tangkis Cilik Murid SD Negeri Borong, Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kholbia dan Dita, keduanya murid kelas 4A SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Di sekolahnya yang berada di Jalan Borong Raya Nomor 8, kedua anak ini bermain dan bersenda gurau, layaknya anak-anak seusianya. Siapa nyana, Kholbia dan Dita punya potensi sebagai pemain bulu tangkis andal di masa mendatang. Bulu tangkis merupakan […]

Read more
Bulukumba SULSEL

SSB Batugarumbing Tantang Teror, Pemuda Bontonyeleng Menolak Bungkam

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Teror tak menyurutkan langkah SSB Batugarumbing. Sanggar Seni Budaya desa ini menjadi sasaran setelah lantang menyeret isu “Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa.” Di balik perayaan dan gegap gempita Agustus, ada luka yang dibiarkan menganga: pemuda yang menuntut transparansi justru dibungkam dengan cara licik. Mereka diserang bukan lewat […]

Read more
Bulukumba SULSEL

Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di tengah gegap gempita kemerdekaan yang seharusnya dirayakan dengan semarak, Desa Bontonyeleng, Kabupaten Bulukumba, justru terperosok dalam kegelapan. Tidak ada kegiatan 17 Agustus, tidak ada dukungan bagi pemuda, dan yang tersisa hanyalah kecewa yang menggumpal. Sanggar Seni Budaya Batugarumbing (SSB) berdiri di barisan depan menyuarakan keresahan. Ketua umum mereka, Muh. Alif Dermawan, […]

Read more