Masuk Bursa Pilwalkot Makassar, H.Najmuddin Punya Pundi – pundi Rp215 M

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Bakal Calon Wali Kota Makassar, H Najmuddin, SE dilaporkan memiliki harta kekayaan mencapai Rp215 miliar. Data ini diperoleh berdasarkan dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis tahun 2019 silam saat maju dalam Pilkada Kolaka Sultra.

Penelusuran media, LHKPN yang dilaporkan Najmuddin telah melalui proses verifikasi yang ketat oleh KPU dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Itu LHKPN yang dirilis beberapa tahun silam tepatnya 2019. Wakil Ketua Gerindra Sulsel yang dikenal sebagai seorang pengusaha sukses sebelum terjun ke dunia politik, telah lama menjadi sorotan publik.

Dengan latar belakang bisnis yang kuat, Najmuddin diharapkan membawa perubahan positif bagi Kota Makassar jika terpilih sebagai wali kota. Harta kekayaannya yang signifikan tersebut mencakup berbagai aset, mulai dari properti, investasi di berbagai sektor bisnis, hingga tabungan dan simpanan lainnya.

“Jumlah kekayaan tersebut termasuk harta bergerak dan tidak bergerak. Masuk juga investasi, tanah, kendaraan, bangunan serta lokasi perkebunan maupun beberapa harta lainnya,” jelas Syahlan Launu, Ketua KPU Kolaka.

Rekor Muri Jalan Sehat

Politikus Gerindra Sulsel ini sempat menggelar jalan sehat yang mencatat rekor MURI di Makassar 28 Oktober 2023 lalu. Jalan sehat dibiayai sendiri menelan dana sekitar Rp7 miliar. Kegiatan untuk pilcaleg di dapil 1 itu dipadati ratusan ribu warga.

Meski tak bisa duduk di kursi DPR-RI karena kalah bersaing dengan Azikin Soeltan, namun Najmuddin tetap bangga karena membuat warga Makassar ikut terhibur dengan pegerakan politik.

Sempat Heboh

Reaksi publik terhadap laporan kekayaan Najmuddin beragam. Sebagian masyarakat mengapresiasi keterbukaan dan transparansi yang ditunjukkan Najmuddin, sementara sebagian lainnya mempertanyakan bagaimana harta kekayaan sebesar itu bisa diperoleh dalam waktu yang relatif singkat. Meski demikian, banyak pihak yang berharap Najmuddin dapat membawa perubahan dan perbaikan yang signifikan bagi Kota Makassar.

Jelang pemilihan Wali kota Makassar tahun ini memang diwarnai dengan berbagai dinamika dan isu yang menarik perhatian publik. Selain isu kekayaan calon, masyarakat juga menyoroti program-program yang ditawarkan oleh para kandidat.

Najmuddin sendiri telah menyampaikan sejumlah program unggulan yang diharapkannya dapat menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan warga Makassar.

Dengan demikian, laporan harta kekayaan Najmuddin yang mencapai Rp215 miliar ini menjadi salah satu topik yang akan terus dipantau oleh masyarakat dan media menjelang pemilihan Wali Kota Makassar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Perkuat Pembinaan Karier dan Organisasi, Sejumlah Pejabat Utama Polda Sulsel Dimutasi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sejumlah Pejabat Utama Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) mengalami rotasi dan mutasi jabatan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026. Mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier personel, penyegaran kepemimpinan, serta penguatan kelembagaan guna meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian. Kebijakan rotasi jabatan ini […]

Read more
Makassar SULSEL

Masjid Nur Intan dan Bosowa Peduli Gelar Donor Darah Ketiga Tahun 2026

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pengurus Masjid Nur Intan Lestari kembali akan menggelar Donor Darah ketiga ditahun 2026 ini. Rencana akan digelar di dalam masjid pada hari Sabtu, (7/11/2026) usai sholat magrib hingga selesai. Madjid Nur Intan akan berkolaborasi dengan Bosowa Peduli dengan menyiapkan tas sekolah dan paket pangan (beras, gula pasir, minyak goreng, dan terigu). Kehadiran […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Menulis sebagai Cara Merawat Ingatan*

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, Penggiat Sekolah Ramah Anak, Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM – “Satu anak, satu guru, satu buku, dan satu pena dapat mengubah dunia,” tulis Malala Yousafzai, aktivis pendidikan yang juga dikenal sebagai penulis. Gadis kelahiran 12 Juli 1997 itu, berasal dari Swat Valley—tempat Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) melarang anak-anak perempuan keluar […]

Read more