MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Mariso Tahun 2026 digelar pada Selasa (27 Januari 2026) bertempat di Hotel Novotel Makassar.
Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan kecamatan berdasarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Dalam Musrenbang tersebut, Kecamatan Mariso mencatat sebanyak 100 usulan pembangunan yang berasal dari kelurahan, RT, dan RW.

Usulan tersebut meliputi pembangunan dan perbaikan drainase, lampu jalan, serta pembaruan sejumlah fasilitas pelayanan dasar seperti posyandu dan sarana pendukung lainnya yang dinilai masih perlu peningkatan kualitas.
Pemerintah Kota Makassar menegaskan, bahwa pengelolaan sampah secara terpadu dan berkelanjutan menjadi prioritas utama dalam perencanaan pembangunan ke depan. Harapan besar disampaikan agar RT, RW, lurah, dan camat dapat berperan aktif sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat bawah dalam menggerakkan dan mengedukasi masyarakat, sekaligus mengawal pelaksanaan program pembangunan secara langsung di lingkungan masing-masing.
“RT dan RW diharapkan tidak hanya menjadi penghubung aspirasi warga, tetapi juga mampu memimpin dan mengarahkan pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat, sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar,” harap Camat Mariso.
Musrenbang Kecamatan Mariso ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Kepala Dinas P2, Kepala Bappeda Kota Makassar, Dinas Pekerjaan Umum, BPBD Kota Makassar, Direktur Utama Perumda Parkir, PD Pasar Makassar, Kepala Puskesmas Dahlia, Camat Mariso, Anggota DPRD Kota Makassar, serta Asisten II Pemerintah Kota Makassar.
Melalui forum Musrenbang ini, diharapkan seluruh usulan yang telah dirumuskan dapat diselaraskan dengan program prioritas pemerintah kota, sehingga pembangunan di Kecamatan Mariso dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)

