Terima Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI, Danny Minta Pelatihan Kerja Bagi Anak Jalanan Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta Komisi IX DPR RI dapat memfasilitasi pelatihan kerja bagi anak jalanan di Makassar.

Sampai saat ini, Balai Latihan Kerja (BLK), kata dia, belum cukup bisa menampung semua anak jalanan. Olehnya dia harapkan ada kebijakan pusat yang dapat membantu Pemkot Makassar.

“Anak-anak kita ialah anak-anak unggul, jika diberi bekal maka bisa. Kita butuh BLK, difasilitasi saja. Tidak perlu kasih uang, kasih jatah skil dan pelatihan saja maka mereka pasti disalurkan ke sana,” kata Danny sapaan akrab Ramdhan Pomanto usai menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI ke Sulsel, terkait peran pemerintah dalam Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Balaikota, Rabu (1/2/2023).

Pihaknya mencatat ada 4.000-an yang sudah tertangani dari sekira 7.000-an orang. Sementara diketahui BLK baru bisa memfasilitasi 20 orang dalam sekali pelatihannya.

“Jadi kalau mau dimaksimalkan maka bagus sekali. Harus ada cover itu daripada tidak diurusi. Jadi Insyaallah kita carikan jalan, aturannya seperti apa,” kata dia.

Penanganan Pemkot Makassar melalui Disnaker Makassar sejauh ini juga sudah dilakukan dengan mengikutkan dalam program 10 ribu skill gratis, menciptakan lapangan pekerjaan seperti tim pemadam kebakaran di lorong.

Selain itu, memberikan kursus perbaikan AC, alat elektronik dan beberapa keahlian lainnya.

Tetapi, ia katakan, itu tidak cukup sampai di situ saja harus terus di-maintenance. Olehnya perlu bantuan pusat agar semuanya dapat diakomodasi.

Anggota Komis IX DPR RI Aliyah Mustika Ilham mengatakan, dari pihak kementerian sudah memberikan fasilitas berupa BLK, tetapi memang sesungguhnya belum semua yang dapat, baru Pangkep, Makassar dan Bantaeng. Apalagi kuota BLK itu sendiri tidak banyak.

“Cuma memang kuota dari BLK sangat sedikit jadi sekali pelatihan cuma 20 orang, itu tidak mencukupi. Nanti kita beri penekanan kepada kementerian untuk mengakomodir keinginan Pak Wali, sehingga anjal terkontrol dan terbina. Kalau bisa diberangkatkan maka diberangkatkan untuk jadi tenaga kerja luar negeri,” ucapnya.

Perihal perlindungan terhadap PMI, ia menjelaskan perlu kerja sama yang baik antara Pemkot, provinsi, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Disnaker juga Imigrasi. Hal itu agar tidak adanya PMI yang unprosedural lagi keberangkatan kerjanya.

“Penekanannya, pada pengawasan yang harus ekstra ketat. Harus ada sinergitas. Sehingga calon PMI ini jelas terdaftar atau tidak. Saya berharap kerja sama yang baik sehingga mendapatkan kontrol yang ketat dari pusat,” harapnya. (*)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Pangdam XIV/Hsn Ikuti Vicon Strategis KDKMP

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, mengikuti Video Conference (Vicon) bersama Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi, tentang Kesiapan Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual dari Ruang Vicon Puskodalops Makodam, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar. Selasa (31/3/2026). Vicon ini sebagai sarana pengendalian dan memastikan percepatan pembangunan […]

Read more
LEGISLATIF Makassar SULSEL

Andi Makmur Dorong Pemkot Makassar Perkuat Dukungan untuk Industri Kreatif

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Polemik penilaian kerja kreatif yang mencuat dalam kasus videografer di Kabupaten Karo menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk di daerah. Isu tersebut dinilai penting sebagai pengingat bahwa sektor ekonomi kreatif membutuhkan pemahaman dan perlindungan yang lebih kuat. Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyatakan respon atas pandangan Ketua Umum DPP […]

Read more
Makassar

Akademi Nilenesia Gelar Jumat Bertumbuh #6, Angkat Komunikasi Empati dalam Public Speaking

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Akademi Nilenesia di bawah naungan Nilenesia Foundation kembali menyelenggarakan program pengembangan diri Jumat Bertumbuh (JB) #6 pada Jumat, 27 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung secara daring pukul 19.00–20.00 WIB ini diikuti oleh 44 peserta dari berbagai latar belakang. Mengusung tagline “Merangkul Diri dan Kompetensi”, sesi kali ini mengangkat tema Pola Komunikasi Empati […]

Read more