Nurdin Minta Pihak Terkait Bersinergi Atasi Soal Kehutanan

PALOPO, EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah didampingi Kepala Dinas Kehutanan Sulsel, Andi Parenrengi menghadiri Rapat Koordinasi Pembangunan Kehutanan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020.

Rakor yang mengangkat tema “Lestari Hutan Masyarakat Sejahtera” dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Walikota Palopo, Minggu (8/3/2020).

Nurdin Abdullah mengatakan, persoalan kehutanan adalah persoalan bersama yang tentu akan memberikan keberlanjutan kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga diharapkan dalam pertemuan akan meningkatkan sinergitas, khususnya bagi seluruh pemangku kepentingan dibidang kehutanan. Untuk itu, perlu kesepahaman dan gerak bersama dalam mengatasi persoalan kehutanan untuk wilayah Sulawesi Selatan. 

“Mari kita membuat kesepakatan bersama dan bersinergi untuk melihat persoalan-persoalan di bidang kehutanan,” kata Nurdin Abdullah. 

Lanjutnya, oleh karena itu ada beberapa program yang di rencanakan oleh Pemerintah Provinsi terutama dalam rangka mendorong penggunaan kawasan hutan, diantaranya hutan desa, hutan kemasyarakatan dan ada beberapa yang masih disosialisasikan. 

“Harapan saya mari kita berkolaborasi dan sama-sama bagaimana kita membangun program yang sinergi dan join program dari kementerian, provinsi agar ada percepatan pemulihan,” sebutnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Parenrengi dalam laporannya menyampaikan bahwa tahun 2020 ini, Dinas Kehutanan akan melaksanakan lima program. Yang pertama program penataan hutan dan pemanfaatan hutan, kedua program implementasi hutan dan lahan, ketiga program organisasi sosial, keempat program konsentrasi sumber daya alam dan ekosistem, kelima program penangulangan kebakaran hutan dan lahan. 

“Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel akan bergerak cepat dalam mengatasi segala persoalan kehutanan diantaranya program organisasi sosial, program konsentrasi sumber daya alam dan ekosistem, program penangulangan kebakaran hutan dan lahan serta lainnya. Kami juga akan terus bersinergi dan bekerjasama dengan semua pihak terkait, termasuk Balai Gakkum Wilayah Sulawesi,” tegasnya.

Walikota Palopo Judas Amir menyampaikan mengenai masalah peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang hutan tentu masih perlu dicari yang terbaik. 

“Jadi saya menyarankan bagaimana agar peraturan perundang – undangan yang mengatur hutan ini, kita implementasikan dengan baik sesuai dengan yang ada di daerah, khususnya di Kota Palopo,” ujarnya.

Ia berharap agar implementasi pada peraturan yang mengatur hutan-hutan tidak di atur dengan sembrono, harus benar adanya dan dipertanggung jawabkan untuk masyarakat. (*)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gowa SULSEL TNI / POLRI

Ikuti Zoom Meeting Kapolri, Polresta Gowa Dalami Sosialisasi Program Perlindungan Sosial

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Polresta Gowa mengikuti Zoom Meeting yang dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, bersama Menteri Sosial RI dan Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah dalam rangka sosialisasi Program Perlindungan Sosial. Agenda berlangsung di Ruang Rapat Kapolresta Gowa, Rabu (30/9/2026), dipimpin Kasubbag Kerma Bagops Polresta Gowa AKP Umar yang hadir mewakili […]

Read more
Makassar SULSEL

Aliyah Mustika Ilham Buka Pembekalan Pra-CPMI, Tekankan Pentingnya Migrasi Aman dan Kompetensi Kerja

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, membuka kegiatan Pembekalan bagi Pra Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar di Krakatau Ballroom, Hotel Horison Ultima Makassar, Rabu (30/9/2026). Mengangkat tema “Siap Kerja, Siap Berkarya, Migrasi Aman Menuju CPMI yang Unggul dan Profesional,” kegiatan tersebut menjadi bagian dari […]

Read more
Makassar SULSEL

KMI 2026 Hadir di Makassar, 700 Delegasi Bakal Gerakkan Musik hingga Pariwisata

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus mematangkan persiapan pelaksanaan Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Oktober 2026 di Kota Makassar. Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kota Makassar dan panitia Konferensi Musik Indonesia bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (30/9/2026). […]

Read more