Pangdam Hasanuddin : Bantuan Sembako Dari Pengusaha Tionghoa Wujud Kepedulian di Masa Pandemi Covid-19

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, SH menghadiri penyerahan bantuan sembako dari pengusaha Tionghoa Sulsel kepada TNI Polri untuk disalurkan ke masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Penyerahan berlangsung di lapangan Hitam SPN Batua Jl. Urip Sumoharjo Makassar, Senin (30/8/2021).

Penyerahan sembako tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat .

Pangdam dalam sambutannya mengatakan, pemberian bantuan sembako yang diserahkan melalui institusi TNI Polri ini merupakan wujud kepercayaan dan sikap empati dari para pengusaha Tionghoa, kepada pihak TNI Polri yang selama ini telah bersinergi melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk dalam hal penanganan Covid-19.

“Pihak Kodam XIV/Hasanuddin dan Polda Sulsel sangat menghargai dan merespon jalinan kerjasama dari para pengusaha Tionghoa dalam pendistribusian sembako kepada masyarakat. Karena kegiatan ini merupakan misi kemanusiaan yang tujuannya sangat mulia, yaitu sebagai wujud kepedulian serta solidaritas bagi masyarakat kita yang terdampak Covid-19, sekaligus akan menjadi ladang pahala buat kita semua untuk berbakti kepada sesama,” tuturnya.

“Seperti kita rasakan bersama, bahwa pandemi Covid-19 saat ini telah berdampak pada segala aspek kehidupan, salah satunya adalah penurunan laju perekonomian yang sangat dirasakan oleh masyarakat. Dalam situasi seperti ini, saatnya kita saling bahu membahu, gotong royong dan lebih meningkatkan rasa empati terhadap sesama,” sambung Mayjen Mochamad Syafei.

“Oleh karena itu, dengan adanya kepedulian dari pengusaha Tionghoa berupa pemberian sembako seperti ini, diharapkan dapat mengatasi kesulitan masyarakat di sekitar kita yang terdampak pandemi Covid-19, sehingga dapat membangkitkan semangat ingin cepat sembuh,” tambahnya.

Sebelum menutup sambutannya, orang nomor satu di Kodam ini, menyampaikan terima kasih kepada pihak pengusaha Tionghoa Sulawesi Selatan dalam pendistribusian sembako.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak pengusaha Tionghoa Sulawesi Selatan atas kesediaannya menjalin kerjasama dengan TNI Polri dalam pendistribusian sembako,” ucap Pangdam lagi.

Untuk diketahui pemberian bantuan sembako dari masyarakat pengusaha Tionghoa Sulsel kepada TNI Polri ini senilai Rp2,5 Milyar, berupa sembako sejumlah 25.000 paket, terdiri dari beras, minyak goreng, gula, mie instan dan teh.

Penulis : Edi

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Pembangunan Kota, Wali Kota Makassar Temui Kapolda Sulsel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin terus memperkuat sinergi lintas institusi demi menjaga stabilitas keamanan dan mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dalam agenda silaturahmi dan pertemuan strategis bersama Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, yang berlangsung di Markas Polda Sulsel. Pertemuan ini menjadi ruang dialog konstruktif […]

Read more
Makassar SULSEL

Penanganan Banjir Makassar 2026 Lebih Baik, Air Cepat Surut dan Pengungsian Selesai dalam Hitungan Hari

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar mendapat apresiasi atas penanganan banjir yang dinilai jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada kejadian banjir Januari 2026, genangan air di sejumlah titik terpantau lebih cepat surut, sementara masa pengungsian berlangsung singkat dan terkendali. Berdasarkan data di lapangan, pada 8 titik pengungsian yang terbentuk sejak 12 Januari, sebagian besar […]

Read more
Makassar SULSEL

Urai Kemacetan dan Kembalikan Fungsi Depan GOR, PK5 di Jalan Pajjaiang Ditertibkan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menata wajah kota agar lebih tertib, nyaman, dan bebas macet. Salah satu fokus utama penataan tersebut adalah sterilisasi ruas-ruas jalan yang semestinya bebas dari aktivitas bangunan lapak liar, karena berpotensi menimbulkan kemacetan serta mengganggu estetika kota. Upaya itu kembali dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Biringkanaya, dengan […]

Read more