Pemkab Wajo Gerak Cepat Tangani Korban Angin Kencang di Bola dan Takkalalla

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi yang terkena angin kencang, Kamis (31/3/2022). Sehari sebelumnya, Rabu (30/3/2022), angin kencang menyapu puluhan rumah warga di Kecamatan Bola dan Takkalalla.

Tercatat, di Desa Pasir Putih, Kecamatan Bola, 48 rumah warga mengalami kerusakan dan 5 rumah di Desa Pattangae, Kecamatan Takkalalla. Kondisi rumah rata-rata mengalami kerusakan sedang dan berat.

Menyikapi bencana tersebut, Bupati Wajo, Amran Mahmud, mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan dinas terkait untuk segera melakukan penanganan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo kami turut prihatin atas bencana ini. Semoga saudara kita yang ditimpa bencana diberi ketabahan dan kesabaran,” kata Amran Mahmud melalui pesan WhatsApp.

“Saya juga memerintahkan kepada dinas-dinas terkait untuk segera turun melakukan pendataan dan evakuasi dan memberikan bantuan kepada korban,” tambahnya.

Untuk langkah awal, Pemkab Wajo melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah melakukan assesment terhadap rumah yang mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Sosial Wajo, Muh. Jahran, menyebutkan, pihaknya sudah melakukan pendataan jumlah rumah yang rusak. Termasuk menyalurkan bantuan sementara ke warga yang menjadi korban di dua kecamatan.

“Para korban kita sudah berikan bantuan kebutuhan dasar, seperti makanan siap saji, makanan anak, sandang bayi, family kit, selimut, matras, dan kasur lipat merah, serta pampers bayi,” kata Jahran.

Selain telah mendistribusikan bantuan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan instansi lain yang terkait untuk tindak lanjut penanganan. Termasuk tiap saat menjalankan arahan atau petunjuk Bupati Wajo yang sedang berada di luar daerah menjalankan tugas.

“Saat ini kondisi normal dan masyarakat beraktivitas seperti semula dan kita juga sementara melakukan penyisiran dan pembersihan bangunan rumah yang rusak,” ucapnya.

Pemkab Wajo melalui personel Tagana telah melakukan imbauan kepada masyarakat dan pemerintah setempat untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman bencana untuk kesiapsiagaan.

Sementara Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wajo, Sri Irmayanti, menyampaikan bahwa bantuan dari provinsi sementara dalam perjalanan menuju Wajo.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur (Andi Sudirman Sulaiman) atas bantuannya. Insya Allah akan kita salurkan sebagaimana mestinya. Kami juga sudah serahkan bantuan tadi kepada korban stok shelter kit yang masih tersedia,” ucapnya. (APJ)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

Berkenalan dengan Kholbia dan Dita, Pebulu Tangkis Cilik Murid SD Negeri Borong, Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kholbia dan Dita, keduanya murid kelas 4A SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Di sekolahnya yang berada di Jalan Borong Raya Nomor 8, kedua anak ini bermain dan bersenda gurau, layaknya anak-anak seusianya. Siapa nyana, Kholbia dan Dita punya potensi sebagai pemain bulu tangkis andal di masa mendatang. Bulu tangkis merupakan […]

Read more
Bulukumba SULSEL

SSB Batugarumbing Tantang Teror, Pemuda Bontonyeleng Menolak Bungkam

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Teror tak menyurutkan langkah SSB Batugarumbing. Sanggar Seni Budaya desa ini menjadi sasaran setelah lantang menyeret isu “Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa.” Di balik perayaan dan gegap gempita Agustus, ada luka yang dibiarkan menganga: pemuda yang menuntut transparansi justru dibungkam dengan cara licik. Mereka diserang bukan lewat […]

Read more
Bulukumba SULSEL

Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di tengah gegap gempita kemerdekaan yang seharusnya dirayakan dengan semarak, Desa Bontonyeleng, Kabupaten Bulukumba, justru terperosok dalam kegelapan. Tidak ada kegiatan 17 Agustus, tidak ada dukungan bagi pemuda, dan yang tersisa hanyalah kecewa yang menggumpal. Sanggar Seni Budaya Batugarumbing (SSB) berdiri di barisan depan menyuarakan keresahan. Ketua umum mereka, Muh. Alif Dermawan, […]

Read more