Penerbit Buka Buku Pustaka Mendukung Kegiatan Literasi Dinas Perpustakaan Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Manajer Pemasaran Penerbit Buka Buku Pustaka – Kawah Media Pustaka area Indonesia Timur, Ahmad Firdaus didampingi Supervisor, Jasmin Sawawi melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Perpustakaan Kota Makassar. Kunjungan mereka untuk memperkenalkan keberadaan penerbit dan menawarkan berbagai dukungan penerbit untuk kegiatan literasi di Kota Makassar.

Kunjungan diterima langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan, Tenri A Palallo didampingi Pustakawan, Tulus Wulan Juni, Kamis (24/2/2022).

Penerbit Buka Buku Pustaka menurut Manajer Ahmad Firdaus, adalah nama lain dari Kawah Media Pustaka yang dulunya dikenal sebagai penerbit Agro Media Group.

“Buka Buku Pustaka digunakan untuk pamasaran di lingkungan pemerintah dan nama Kawah Media Pustaka digunakan untuk pemasaran umum. Sama saat masih bernama Agromedia Group yang membawahi beberapa penerbit. Saat ini kami membawahi 20 penerbit,” tutur Ahmad Firdaus dihadapan Kadis Perpustakaan.

Ahmad Firdaus melanjutkan, bahwa Kota Makassar adalah kota yang masyarakatnya memiliki daya beli buku yang baik.

“Kota Makassar di bulan-bulan tertentu selalu menempati urutan 3 besar nasional, dimana posisi 3 besar ini menjadi ‘rebutan’ 3 daerah kalau bukan Makassar, Jogja ya Medan. Sedangkan Kota Jakarta dan Surabaya masih tetap bertahan diposisi 1 dan 2 untuk pembelian buku terbanyak. Bahkan Gramedia Panakkukang selalu menempati urutan penjualan buku 10 besar Nasional. Walaupun diakui sejak pandemi terjadi penurunan penjualan yang sangat besar tetapi pasar online/ Marketplace kami terus meningkat,” terang Ahmad Firdaus.

Penerbit Buka Buku Pustaka tidak melupakan pengembangan kegiatan literasi di masyarakat melalui peran perpustakaan.

“Beberapa perpustakaan telah kami dukung kegiatannya, diantaranya memberikan hadiah berupa plakat dan buku bagi Pengunjung Perpustakaan Terbaik untuk kategori Peminjam Buku Terbanyak dan Tercepat Mengembalikan Buku dan bentuk kerjasama lainnya, seperti workshop/ bengkel penulisan. Saya juga berharap nantinya Perpustakaan Umum Kota Makassar dapat melakukan hal yang sama, dan saya juga akan mendukung penyediaan buku yang akan ditempatkan di Mini Pustaka Mart (MPM),” ungkap Ahmad Firdaus.

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar mengapresiasi dan berterima kasih banyak atas rencana dukungan Penerbit Buka Buku Pustaka kepada Dinas Perpustakaan.

“Alhamdulillah, kerjasama yang terjalin selama ini akan terus kita tingkatkan. Semoga nanti bisa terwujud dan semua ini sebagai upaya kita bersama dalam meningkatkan layanan perpustakaan dan peningkatan Indeks Literasi di Kota Makassar,” harap Tenri.

Hal senada juga disampaikan oleh Pustakawan, Tulus Wulan Juni. “Alhamdulillah semua penerbit di Kota Makassar memberikan dukungan dalam peningkatan minat baca. Tiga Besar Nasional daya beli buku versi Penerbit Buka Buku Pustaka menjadi semangat kami semua. Ini menandakan bahwa budaya baca Kota Makassar sudah baik. Nah, daya beli buku baik jika budaya bacanya baik. Membaca dan Buku adalah sebuah ekosistem dan sebuah lingkaran. Jika budaya baca tinggi, pasti daya beli buku juga tinggi, penulis banyak lahir dan buku banyak terbit dan begitu sebaliknya. Olehnya itu peran perpustakaan sebagai upaya menumbuhkan budaya baca masyarakat perlu mendapatkan dukungan semua pihak, khususnya teman-teman penerbit,” ungkap Tulus. (TWJ)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

Berkenalan dengan Kholbia dan Dita, Pebulu Tangkis Cilik Murid SD Negeri Borong, Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kholbia dan Dita, keduanya murid kelas 4A SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Di sekolahnya yang berada di Jalan Borong Raya Nomor 8, kedua anak ini bermain dan bersenda gurau, layaknya anak-anak seusianya. Siapa nyana, Kholbia dan Dita punya potensi sebagai pemain bulu tangkis andal di masa mendatang. Bulu tangkis merupakan […]

Read more
Bulukumba SULSEL

SSB Batugarumbing Tantang Teror, Pemuda Bontonyeleng Menolak Bungkam

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Teror tak menyurutkan langkah SSB Batugarumbing. Sanggar Seni Budaya desa ini menjadi sasaran setelah lantang menyeret isu “Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa.” Di balik perayaan dan gegap gempita Agustus, ada luka yang dibiarkan menganga: pemuda yang menuntut transparansi justru dibungkam dengan cara licik. Mereka diserang bukan lewat […]

Read more
Bulukumba SULSEL

Desa Tanpa Solusi, Pemuda Bontonyeleng Merespon Agustus Tanpa Dana Desa

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di tengah gegap gempita kemerdekaan yang seharusnya dirayakan dengan semarak, Desa Bontonyeleng, Kabupaten Bulukumba, justru terperosok dalam kegelapan. Tidak ada kegiatan 17 Agustus, tidak ada dukungan bagi pemuda, dan yang tersisa hanyalah kecewa yang menggumpal. Sanggar Seni Budaya Batugarumbing (SSB) berdiri di barisan depan menyuarakan keresahan. Ketua umum mereka, Muh. Alif Dermawan, […]

Read more