Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Tani Indonesia Sulsel Periode 2024 – 2029 Resmi Dilantik

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia R.S. Suroyo Junior melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Tani Indonesia Sulsel Periode 2024 – 2029 di Hotel Khas, Kota Makassar, Kamis (14/11/2024).

Di hadapan pengurus yang baru dilantik, Suroyo berharap roda organsiasi tersebut terus berputar dan memberi andil dalam peningkatan sumber pertanian dan kemandirian pangan.

Sementara Pj Gubernur Sulsel, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH dalam sambutannya memulai dengan sebuah pantun. “Burung Gelatik di atas pohon kelapa, setelah dilantik besok pagi harus bekerja.”

“Enam bulan menjabat gubernur, saya belum pernah mendatangi pelantikan organisasi seperti ini. Tapi dengan Pemuda Tani saya melihat ada urgensi besar, yang luar biasa. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu,” ujar Pj Gubernur Sulsel.

Kehadiran Ketua DPRD Sulsel, Polda Sulsel, Kodam XIV Hasanuddin serta beberapa anggota dewan merupakan dukungan yang luar biasa bagi pemuda tani.

“Kita kompak dan berkomitmen, melihat ini sebagai upaya yang bagus untuk membangun bangsa Indonesia. Itu kunci pokoknya adalah pertanian, kemandirian pangan. Saya ingin melihat kalian, pemuda tani maju pesat. Jangan biarkan lahan kalian menganggur,” imbuhnya.

Lanjutnya, petani itu, bukan hanya petani padi, juga ada petani kelapa, bisa juga ada peternak.

Prof Zudan bercerita, sejak 20 tahun lalu dia sudah bertani, yakni bertani bonsai. Dan sekarang dia menikmati hasil dari bertani tersebut.

“Teman – teman jangan ragu, banggalah menjadi petani. Prinsip dalam bertani, siapa yang berjalan dialah yang akan sampai, kalau tidak pernah berjalan, maka tidak akan pernah sampai,” tutur Prof Zudan.

Sementara Andi Saiful Misbahuddin, SE, Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Sulsel yang ditemui usai pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Tani Sulawesi Selatan mengatakan, dia berharap dengan hadirnya Pemuda Tani di Sulsel akan meningkatkan jumlah petani di Sulsel.

“Sebab kedepan kita akan bekerja dengan baik dan akan meningkatkan jumlah petani di DPC yang ada. Kita akan pilah – pilah yang mana petani dan yang mana pengusaha, lalu kita akan berusaha menambah jumlah petani. Itu yang menjadi cita – cita kami,” ujar Andi Saiful, Kamis (14/11/2024).

Pemuda Tani memiliki tagline #Petani Maju, #Petani Sejahtera #Bangga Jadi Petani. Tagline tersebut terpampang dalam setiap sudut ruangan pelantikan.

Menurut Andi Saiful, sengaja dia memasang tagline tersebut, supaya petani – petani, pengurus DPC yang hadir bangga menjadi petani.

“Agar anak – anak muda ini tidak ada yang malu jadi petani. Agar mereka bangga menjadi petani. Bahkan saya yang punya backround sebagai pengusaha, tidak malu menjadi petani. Demikian pesan yang ingin saya sampaikan kepada anak muda,” imbuh Ketua DPD Pemuda Tani Sulsel yang juga anggota DPRD Sulsel tersebut.

Hadir dalam pelantikan tersebut Pengurus dan Ketua DPC Pemuda Tani dari 24 kabupaten/kota se – Sulawesi Selatan.

Penulis : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Personil BPBD Kota Makassar Bawa Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Wajo

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Terjadi kebakaran di Jalan Sangir RT/RW : 01/04, Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 16.13 wita. Diduga pemicu kebakaran yakni kosleting listrik, sebab api muncul dari salah satu atap rumah warga. Regu 2 Posko Mulia Ujung Tanah dengan personil Agum Purnama, Muh Aldo Sabetto Syarif dan Alif Akbar Herman […]

Read more
Makassar SULSEL

Usai Sudah Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Strategi ‘Mappatabe’ Tekan Lakalantas 7%

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026 yang digelar sejak 2 hingga 15 Februari 2026 resmi berakhir. Operasi yang dilaksanakan serentak ini menunjukkan capaian signifikan, khususnya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) hingga 7 persen serta menurunkan angka korban meninggal dunia sebesar 36 persen. Operasi yang mengedepankan strategi berbasis kearifan lokal “Mappatabe” […]

Read more
Makassar SULSEL

55 Lapak PKL di Tamalate Direlokasi, Terungkap Dugaan Sewa Lahan Fasum Selama 30 Tahun

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM. – Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan fungsi ruang publik. Penertiban terhadap bangunan lapak liar yang berdiri di atas trotoar dan menutup saluran drainase kembali digelar, sebagai bagian dari upaya menciptakan kota yang tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh warga. Puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini […]

Read more