Penyumbang Kasus Positif Covid-19 Terbanyak Gegara Tidak Pakai Masker

LUWU UTARA, EDELWEISNEWS.COM – Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar orang yang terpapar virus corona (Covid-19) diakibatkan karena ketidakdisiplinan mereka dalam memakai masker. Hal ini akan semakin mempercepat penularan Covid-19. Untuk itu, menjadi penting bagi semua orang selalu memakai masker jika beraktivitas di luar rumah.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Luwu Utara, Komang Krisna membenarkan hal itu. Menurutnya, masker menjadi sangat penting digunakan di masa pandemi. Masker apa saja, yang penting dapat menutup area hidung dan mulut.

“Menurut penelitian para ahli, faktor paling banyak menyumbang kasus positif adalah tidak disiplin pakai masker,” tegas Komang, Senin (13/7/2020), di Masamba.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar disiplin memakai masker jika beraktivitas di luar rumah. Menurut dia, hal ini tak boleh disepelekan, karena memakai masker adalah aspek terpenting dalam protokol kesehatan.

“Kultur hidup sehat itu menjaga makanan bergizi, aktivitas cukup, personal hygienes berkelanjutan dan disiplin memakai masker,” jelasnya.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan ini menambahkan, berperilaku sehat adalah bagian terpenting untuk diberdayakan dalam konteks pengendalian Covid-19.

“Tinggi rendahnya kasus bukan hanya persoalan dokter dan rumah sakit saja, tapi lebih dari itu, semua ini menyangkut kultur hidup sehat dari setiap komunitas yang ada,” urainya.

Terkait perkembangan kasus harian, Komang menyebutkan,, Senin 13 Juli 2020, kembali ada penambahan kasus positif berinisial MK (15), beralamat di Kecamatan Mappedeceng. “Dari 49 spesimen yang terkirim ke BBLK, hari ini terkonfirmasi 24 spesimen. 24 spesimen ini, satu terkonfirmasi positif, inisial MK, asal Mappedeceng,” ungkapnya. 

Kasus positif ini, kata dia, adalah seorang pelajar yang hendak mendaftar di pondok pesantren di Jawa Timur. “Setelah dilakukan rapid test oleh Tim Gerak Cepat, ternyata hasilnya reaktif, sehingga dilanjutkan dengan pemeriksaan swab dengan hasil positif Covid-19. Saat ini yang bersangkutan melakukan karantina rumah secara mandiri,” imbuhnya.

Penambahan satu kasus positif Covid-19 ini juga diikuti oleh adanya penambahan satu pasien yang sembuh dari Covid-19. Sehingga sampai hari ini, 13 Juli 2020, kasus positif Covid-19 di Luwu Utara bertambah menjadi 57 kasus, dengan rincian 47 sembuh, 9 dikarantina, dan satu meninggal dunia, dengan tingkat kesembuhan mencapai  82,4%. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Sulawesi Tenggara SULSEL TNI / POLRI

Bersama Rakyat, Prajurit Kodam XIV/Hasanuddin Bersihkan Sulsel -Sultra

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terkait langkah nyata penanganan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah secara terpadu, Kodam XIV/Hasanuddin kembali menggelar karya bakti skala besar. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak oleh seluruh satuan jajaran kodam yang berada di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, […]

Read more
Makassar SULSEL

Lampaui Target RPJMD, Investasi di Sulsel Sepanjang Tahun 2025 Capai Rp19,544 Triliun

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan kinerja ekonomi yang sangat positif sepanjang tahun 2025.  Hal tersebut tercermin dari realisasi investasi yang mencapai Rp19,544 triliun, atau tumbuh 39,25 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp14,035 triliun. Capaian ini sekaligus melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yakni mencapai 118 persen dari target […]

Read more
Maros SULSEL

Didampingi Pemprov Sulsel, KPK Gelar Rakor Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi di Maros

MAROS, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendampingi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Pembentukan Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Maros, Rabu (4 Februari 2026). Pendampingan dilakukan melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Sulsel, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulsel, […]

Read more