Persiapkan 14 Perpustakaan Lorong di Makassar, Lies Nurdin Kunjungi Perpustakaan Nasional RI

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM — Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Liestiaty F. Nurdin, mengunjungi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang bertempat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada Kamis (22/8).

Saat berkunjung ke perpustakaan yang sudah didirikan sejak tahun 1989 ini, Lies sapaan akrabnya, merasa sangat kagum dengan berbagai kemajuan fasilitas layanan dan buku-buku yang dimiliki Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

“Sekarang saya berkunjung ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, karena saya mau melihat langsung kantor perpustakaan ini. Alhamdulillah hebat ya, bagus sekali fasilitas di dalamnya,” ungkap Lies.

Lies yang juga dinobatkan sebagai Bunda Baca Provinsi Sulawesi Selatan ini mengatakan, bahwa kunjungan edukasi seperti ini sangatlah penting dan menarik.

“Kalau bisa seluruh ibu-ibu Ketua TP PKK se-Indonesia bisa datang ke sini dan berdiskusi dengan teman-teman di sini,” terangnya.

Kunjungannya kali ini sangat berkesan dan bermakna, terlebih lagi istri dari Nurdin Abdullah ini sedang mempersiapkan 14 perpustakaan lorong yang akan dibuat di beberapa wilayah kecamatan di Kota Makassar. Lies juga mengatakan, banyak ilmu dan informasi yang ia dapatkan dalam kunjungannya ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

“Kami sekarang sedang membuat perpustakaan lorong. Alhamdulillah, tahun depan perpustakaan lorong bisa bertambah banyak, karena di Makassar banyak lorong-lorong dan anak-anak yang perlu untuk membaca buku-buku,” jelas Ketua PKK Sulsel yang juga berprofesi sebagai Dosen Perikanan dan Kelautan UNHAS.

Dengan adanya perpustakaan lorong, Lies berharap bisa membantu meringankan beban orang tua sekaligus juga membantu anak-anak untuk gemar membaca buku. Fasilitas ini akan membuat anak-anak dengan mudah mendapatkan informasi-informasi bermanfaat yang terdapat di dalam buku. Program ini nantinya juga akan membantu anak-anak terbiasa membaca buku dan mengurangi penggunaan gadget.

Lebih lanjut, Lies pun berharap Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bisa menjadi referensi pustakaan-perpustakaan yang ada di berbagai daerah, serta dapat membantu seluruh perpustakaan yang ada di seluruh provinsi Indonesia, termasuk salah satunya Sulawesi Selatan. (hum)

Editor : Indah Purnama Putri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Menulis Sejarah Rakyat sebagai Sebuah Gerakan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Sejarah itu bukan hanya yang ada di buku-buku pelajaran, yang kita pelajari di kampus dan sekolah. Namun juga kisah orang-orang biasa, yang ditulis berdasarkan pengalaman dan ingatannya,” jelas Ferdhiyadi, salah seorang Tim Historiografi Rakyat. Ferdhy, begitu dosen Sosiologi UNM itu akrab disapa, berbicara dalam kegiatan Bincang Buku Historiografi Rakyat: Tanah, Tubuh, dan […]

Read more
Gowa SULSEL

Mahasiswa UKM Seni Budaya Ihya ITBA Al Gazali Barru Gelar Workshop Lukis di Ruang Belajar Bantaran Jekneberang

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Mahasiswa administrasi publik yang biasanya mengkaji birokrasi, dan bagaimana lembaga negara bekerja secara efisien, transparan, dan akuntabel, ternyata juga punya potensi seni yang besar. Begitulah yang tampak pada sejumlah mahasiswa Jurusan Administrasi Publik yang mengikuti Workshop Lukis, di Ruang Belajar Bantaran, Kampung Kaledupaya, Desa Taeng, Kabupaten Gowa, 16-18 Oktober 2026. Mereka tergabung […]

Read more
Makassar SULSEL

Makassar Kian Tak Aman, JMSI Desak Evaluasi Kinerja Kapolrestabes

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Maraknya perang kelompok dan kejahatan jalanan di Kota Makassar menuai kritik Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan. Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) dan Polrestabes Makassar didesak mengevaluasi efektivitas pengamanan karena konflik yang berulang membuat warga khawatir terhadap kondisi keamanan. Ketua JMSI Sulsel, Ilham Husen, menilai berulangnya bentrokan menunjukkan perlunya pembenahan […]

Read more