PKK dan Dekranasda Sulsel Persiapkan Kolaborasi Usaha dengan Gojek Tahun 2020

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Mendukung program peningkatan pemberdayaan masyarakat dan keluarga, TP PKK dan Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan persiapkan kolaborasi usaha dengan Gojek Indonesia Kawasan Wilayah Indonesia Timur (Makassar).

Hal tersebut terungkap saat pertemuan di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (23/12/2019).

Gojek Indonesia yang merupakan perusahaan decacorn pertama di Indonesia, diharapkan bisa membantu TP PKK dan Dekranasda Provinsi Sulsel mengakomodir kebutuhan para pelaku usaha kecil dan menengah, sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dan keluarga di Sulawesi Selatan.

“Senang sekali bisa berkesempatan bertemu teman-teman dari Gojek untuk bisa berkolaborasi bersama dengan PKK, Dekranasda juga UKM yang ada di Sulsel. Mudah-mudahan pihak Gojek bersama kami bisa berkembang dengan baik dan bisa membantu kebutuhan masyarakat,” ungkap Lies Nurdin Ketua TP PKK dan Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan dibahas hal-hal penting terkait kolaborasi Gojek Indonesia bersama TP PKK dan Dekranasda Sulsel. Diantaranya,. peluang untuk mempromosikan produk-produk UKM binaan PKK, Dekranasda serta Dinas Koperasi Sulsel. Serta hal-hal teknis yang nantinya harus diperhatikan saat mensosialisasikan program kolaborasi kepada para pelaku usaha.

Sementara itu, pihak manajemen Gojek menyampaikan, sebagai perusahaan yang ada di Indonesia, pihaknya harus mendorong program-program yang ada hubungannya dengan perempuan, UKM dan pemberdayaan ekonomi kreatif dari tingkat kecil hingga menengah.

Selain itu, pada pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan anggota TP PKK Provinsi Sulsel, Dekranasda Sulsel, serta BKOW dan FKCA ini juga dijelaskan bahwa, nantinya para pelaku usaha ataupun ibu-ibu yang memiliki keahlian tertentu di bidangnya akan diajak untuk mengikuti pelatihan bersama Gojek.

Para pelaku usaha UKM akan dibekali dengan ilmu pemasaran produk, desain kemasan produk, serta pelatihan usaha berbasis digital yang merupakan konsentrasi utama Gojek sebagai platform digital di Indonesia.

Sebelum mengikuti pelatihan, dipastikan bahwa para pelaku usaha sudah memenuhi kriteria utama terkait sertifikat halal dan izin produksi Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT). Setelah itu, pihak Gojek akan membantu memfasilitasi para pelaku usaha,mulai dari packaging hingga target market yang sesuai dengan produknya.

Diharap para pelaku usaha bisa berkontribusi bersama dalam layanan Go Food, Go Life, Go-Massage, maupun Go-Mart. Program kolaborasi ini dirancangkan akan segera direalisasikan pada awal tahun mendatang, serta diharapkan dapat terlaksana di seluruh wilayah operasi Gojek di Sulawesi Selatan. (hum)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Menulis Sejarah Rakyat sebagai Sebuah Gerakan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Sejarah itu bukan hanya yang ada di buku-buku pelajaran, yang kita pelajari di kampus dan sekolah. Namun juga kisah orang-orang biasa, yang ditulis berdasarkan pengalaman dan ingatannya,” jelas Ferdhiyadi, salah seorang Tim Historiografi Rakyat. Ferdhy, begitu dosen Sosiologi UNM itu akrab disapa, berbicara dalam kegiatan Bincang Buku Historiografi Rakyat: Tanah, Tubuh, dan […]

Read more
Gowa SULSEL

Mahasiswa UKM Seni Budaya Ihya ITBA Al Gazali Barru Gelar Workshop Lukis di Ruang Belajar Bantaran Jekneberang

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Mahasiswa administrasi publik yang biasanya mengkaji birokrasi, dan bagaimana lembaga negara bekerja secara efisien, transparan, dan akuntabel, ternyata juga punya potensi seni yang besar. Begitulah yang tampak pada sejumlah mahasiswa Jurusan Administrasi Publik yang mengikuti Workshop Lukis, di Ruang Belajar Bantaran, Kampung Kaledupaya, Desa Taeng, Kabupaten Gowa, 16-18 Oktober 2026. Mereka tergabung […]

Read more
Makassar SULSEL

Makassar Kian Tak Aman, JMSI Desak Evaluasi Kinerja Kapolrestabes

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Maraknya perang kelompok dan kejahatan jalanan di Kota Makassar menuai kritik Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan. Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) dan Polrestabes Makassar didesak mengevaluasi efektivitas pengamanan karena konflik yang berulang membuat warga khawatir terhadap kondisi keamanan. Ketua JMSI Sulsel, Ilham Husen, menilai berulangnya bentrokan menunjukkan perlunya pembenahan […]

Read more