Polres Gowa Ungkap Kasus Curanmor, Residivis Dilumpuhkan, Motor Dikembalikan ke Pemilik

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Polres Gowa berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curanmor) yang meresahkan masyarakat. Hal ini disampaikan Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., didampingi Kasat Reskrim AKP Bahtiar, S.Sos., S.H., M.H. dan Kasihumas AKP Kusman Jaya, dalam konferensi pers, Jumat (29/8/2205).

Kapolres menjelaskan, pengungkapan kasus ini berlandaskan tujuh laporan polisi yang masuk antara Juni hingga Agustus 2025, serta satu laporan pada Desember 2024. Lokasi kejadian tersebar di wilayah Kecamatan Somba Opu, Bontomarannu, dan Bontonompo, Kabupaten Gowa.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil meringkus tiga pelaku berinisial JT (30), F (27), dan MI (23). Pelaku menjalankan aksinya dengan modus memanfaatkan kelengahan korban yang memarkir kendaraannya, lalu menggunakan kunci T untuk membawa kabur motor. “Motif para pelaku adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Kapolres.

Dalam aksinya, pelaku F berperan sebagai eksekutor menggunakan kunci T, sedangkan pelaku lain memboncenginya dan turut membantu menjual hasil curian.

Uang dari penjualan motor dibagi rata di antara ketiganya. Dari catatan kepolisian, pelaku F merupakan residivis kasus serupa, sementara pelaku JT pernah terlibat kasus penganiayaan.

Saat ditangkap di Kabupaten Maros oleh Unit Jatanras Polres Gowa yang dipimpin IPDA Aditya Pamungkas, S.Tr.K, bersama Opsnal Polsek Somba Opu dipimpin IPDA Iskandar P, S.H., M.H., pelaku sempat melawan dan mencoba kabur.

Polisi akhirnya melepaskan tembakan peringatan, namun karena tidak diindahkan, dilakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan pelaku di bagian kaki.

“Langkah ini kami ambil karena pelaku berusaha melawan petugas saat menunjukkan TKP. Tindakan tegas dan terukur dilakukan demi keselamatan personel di lapangan,” tegas Kapolres.

Barang bukti yang diamankan di antaranya 7 unit sepeda motor berbagai merek, 1 unit handphone, serta beberapa kunci T dan Y yang digunakan untuk beraksi.

Para pelaku juga diketahui pernah melakukan pencurian di wilayah hukum Polres Jeneponto. Saat ini mereka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-4, dan ke-5 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gowa juga menyerahkan dan meminjam pakaikan tiga unit sepeda motor hasil sitaan kepada pemiliknya, lengkap dengan bingkisan, tanpa dipungut biaya.

“Kami pastikan masyarakat yang menjadi korban pencurian sepeda motor bisa mengambil kembali kendaraannya langsung di Polres Gowa tanpa dipungut biaya sepersen pun,” tegas Kapolres. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Dukung Pembangunan Masjid Al-Hafidz, Aliyah Mustika Ilham Hadiri Peletakan Batu Pertama

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Hafidz yang digagas oleh Alumni Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Jumat (29/8/2025). Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi atas inisiatif para alumni yang tidak hanya berkiprah di bidang keilmuan, tetapi juga menunjukkan kepedulian tinggi terhadap pembangunan spiritual […]

Read more
Makassar SULSEL

Wadan Kodaeral VI Terima Audiensi Asdep Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenko Polhukam RI

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M yang diwakili oleh Wakil Komandan Komando Daerah Maritim (Wadan Kodaeral) VI, Kolonel Laut (P) Nopriadi, M.Tr.Hanla, menerima kunjungan audiensi dari Asisten Deputi (Asdep) Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenko Polhukam RI Brigjen TNI Parwito, S.I.P., M.I.P, beserta tim, di Longroom Macan […]

Read more
Makassar SULSEL

Mengobati Rindu Karena Orang Tuanya Tidak Hadir, Dankodiklatal Pinjamkan HP Kepada Lulusan Siswa Satdik 2 untuk Video Call

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Momen pelantikan lulusan Siswa Satdik 2 Makassar yang biasanya dipenuhi kebahagiaan keluarga kali ini menyisakan haru yang mendalam. Beberapa siswa yang dilantik harus merasakan kesedihan karena orang tua mereka tidak dapat hadir, bahkan ada yang orangtuanya tidak nemiliki telepon genggam untuk berkomunikasi secara langsung. Namun, di tengah keadaan tersebut, tindakan tulus dan […]

Read more