Tim Asesor Akreditasi 2023, Kunjungi SD Negeri Borong Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – UPT SD Negeri Borong bertekad mempertahankan Akreditasi A (unggulan) yang selama ini sudah disandangnya. Karena itu, mereka bahu-membahu mempersiapkan semua dokumen dan aspek yang akan jadi penilaian untuk akreditasi.

“Nilai akreditasi adalah harga diri sekolah,” jelas Kepala UPT SPF SD Negeri Borong Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd, melalui salah satu grup WatsApp sekolah.

Berkaitan dengan akreditasi itu, Tim Asesor Akreditasi 2023 melakukan kunjungan lapangan di SD yang berada di Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar itu, Senin dan Selasa, 4-5 September 2023. Tim terdiri dari Prof Dr H Muhlis Madani, Guru Besar Universitas Muhammadyah (Unismuh) Makassar dan Dr Salma Samputri, dosen Universitas Negeri Makassar (UNM).

Begitu masuk pintu gerbang sekolah, Tim Asesor Akreditasi 2023 disambut Tari Paddupa, yang dibawakan oleh Khansa, Magfirah dan Faiqah, murid-murid kelas 2B. Anak-anak menari mengenakan baju bodo dan ‘sarung sabbe’ yang terbuat dari kantong plastik. Pemanfaatan daur ulang secara kreatif ini merupakan wujud SD Negeri Borong sebagai sekolah Adiwiyata Nasional.

Saat melakukan verifikasi lapangan ini, tim didampingi Hendriati Sabir. Guru wali kelas, guru PJOK dan pustakawan dikonfirmasi tentang tugas dan pekerjaannya oleh Salma Samputri, yang fokus memeriksa dokumen demi dokumen.

Sementara Muhlis Madani melakukan kunjungan ke kelas-kelas dan berdialog dengan murid-murid. Salah satunya, Fatima Azzahra, murid kelas 4B. Ketika ditanya, apakah Zahra bangga bersekolah di SD Negeri Borong, dijawab bahwa dia bangga. Alasannya, karena guru-gurunya baik.

Zahra juga ditanya, apa yang dia sudah lakukan selama bersekolah. Jawabnya, ia sudah ikut pembelajaran matematika dengan metode Gasing. Yakni akronim dari gampang, asyik, dan menyenangkan. Dia juga mengikuti lomba-lomba, seperti lomba menyanyi dan baca puisi.

Hadir saat akreditasi, selain guru-guru SD Negeri Borong, juga Ketua Komite Sekolah SD Kompleks Borong, Drs H Marzuki, Kepala Perpustakaan Gerbang Ilmu, Saparuddin Numa, S.I.P, dan Ketua Bunda Pustaka, Mulyati Husain. Selain itu, hadir pula Pengawas SD Kecamatan Manggala, Dra H Singara, MM dan pegiat Sekolah Ramah Anak, Rusdin Tompo.

Hendriati Sabir berharap, hasil akreditasi sekolahnya akan maksimal. Itu karena persiapan sudah dilakukan sejak beberapa minggu sebelumnya. Semua berpartisipasi agar predikat akreditasi A bisa tetap dipertahankan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Tak Kenal Libur, Wali Kota Makassar Pimpin Rapat Strategis Tangani Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar dibawa kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin seakan tak mengenal hari libur. Di saat sebagian besar instansi memilih rehat sejenak, sosok yang akrab disapa Appi justru memanfaatkan waktu tersebut untuk memastikan berbagai persoalan kota tetap tertangani secara serius dan terukur. Fokusnya jelas, tidak memberi ruang bagi masalah menumpuk, melainkan diselesaikan […]

Read more
Makassar SULSEL

Aliyah Mustika Ilham Pastikan Kebijakan WFA dan WFH Tetap Utamakan Pelayanan Publik

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menggelar acara Halal Bi Halal bersama Purna Bakti Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Makassar yang berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Makassar, Kompleks PDAM, Jalan Dr. Ratulangi, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan […]

Read more
Makassar SULSEL

Legitimasi Publik Kuat : Pengamat, Gubernur, Serta Warga Kompak Dukung Penataan PKL di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Di tengah upaya serius Pemerintah Kota Makassar membenahi wajah kota agar lebih tertib, nyaman, dan estetika, justru muncul suara sumbang yang terkesan tidak berpijak pada perubahan. Pernyataan salah satu anggota DPRD Kota Makassar, tampil di publik bak “pahlawan kesiangan”, yang menilai penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) tidak sesuai aturan, memantik tanda […]

Read more