Puluhan Ribu Masyarakat Sulsel Hadiri Jalan Sehat Bersama Cawapres Gibran

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani bersama Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara jalan sehat bersama puluhan ribu masyarakat Sulawesi Selatan di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Sabtu (25/11/2023).

Turut hadir dalam acara jalan sehat itu Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Arsjad, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Iwan Aras, dan Walikota Bukittinggi Erman Safar, serta jajaran partai koalisi pendukung Prabowo-Gibran.

“Alhamdulillah kita manyaksikan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat Sulawesi Selatan, Kota Makassar dalam menyambut Calon Wakil Presiden pasangan Pak Prabowo Subianto yakni Gibran Rakabuming Raka. Kami ikuti masyarakat Sulawesi Selatan menyambut dengan gembira kedatangan Mas Gibran,” kata Muzani.

“Kami sangat beryukur dan terimakasih atas antusiasme yang luar biasa dari masyarakat Sulawesi Selatan pagi hari ini,” imbuhnya.

Muzani berharap, Prabowo-Gibran bisa menang di Provinsi Sulawesi Selatan. Dia optimis Prabowo-Gibran sangat potensial untuk bisa menang satu putaran di Pilpres 2024 nanti.

“Harapannya agar perolehan suara Prabowo-Gibran kita tekadkan bisa menang satu putaran di Sulsel ini. Brarti harus 50 persen lebih satu,” ujar Wakil Ketua TKN itu.

Berkaitan dengan hasil survei yang saat ini banyak yang mengunggulkan Prabowo-Gibran, Muzani meminta agar partai koalisi dan relawan pendukung tidak terlena atas hasil survei tersebut.

“Berbaga macam hasil lembaga survei memang sudah merilis Prabowo-Gibran terus meningkat dan kepercayaan masyarakat kepada Prabowo-Gibran semakin tinggi. Tapi kami ingatkan kepada seluruh partai koalisi pendukung dan simpatisan Prabowo-Gibran jangan sampai meninabobokan kita. Karena ini hasil survei, bukan hasil pemilu yang sesungguhnya,” jelas Muzani.

Karena, menurut Muzani, hasil pemilu sesungguhnya baru akan terlihat saat hari pencoblosan 14 Februari 2024. Sehingga hasil survei yang ada saat ini justru harus menjadi penyemangat kerja pemenangan Prabowo-Gibran untuk satu putaran.

“Jadi berapapun hasil suvei, tetap yang menentukan adalah 14 Februari. Maka sekali lagi kami anjurkan kepada semua partai koalisi, semua relawan pendukung Prabowo-Gibran agar tetap bekerja keras yakinkan masyarakat di kota, di desa, di tempat tinggal masing-masing untuk menjadikan pilihan nomor 2 pasangan Prabowo-Gibran sebagai pilihan terbaiknya yang akan dipilih 14 Februari tahun depan,” tutup Muzani.

Penulis : Usman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Kapolres Gowa dan Jajaran Ucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si beserta staf dan seluruh jajaran Polres Gowa menyampaikan ucapan Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang diperingati pada Rabu (20 Mei 2026). Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, yang menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk […]

Read more
Gowa SULSEL

Satlantas Polres Gowa Dukung Penataan Parkir Lewat Survei Gabungan

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gowa melaksanakan pendampingan kegiatan survei terhadap sejumlah bangunan yang tidak memiliki lahan parkir, bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gowa dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Sulsel dan dipimpin langsung […]

Read more
Makassar SULSEL

Warga Tamalanrea Menolak Jadi “Tumbal” PSEL, Desak Pemerintah Pusat Tinjau Ulang Lokasi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Rencana Pemerintah Kota Makassar memindahkan lokasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) ke Kecamatan Tamalanrea menuai gelombang penolakan dari masyarakat. Warga Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, menyatakan keberatan karena lokasi pembangunan dinilai terlalu dekat dengan permukiman dan berpotensi menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan serta lingkungan. Penolakan tersebut disampaikan langsung dalam pertemuan antara […]

Read more