Dirut PD Parkir Beri Apresiasi kepada Irwan, Jukir yang Jujur

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sikap inspiratif tentang kejujuran ditunjukan seorang juru parkir (Jukir) bernama Irwan (36). Pria yang sehari – hari bertugas sebagai Jukir di depan Makassar Town Square (MTos) itu mengembalikan uang sebesar Rp24.250.000 Juta secara utuh kepada pelanggan, Kamis (17/9/2020).

Kejadian itu sontak membuat banyak orang terinspirasi akan kejujuran Irwan, yang meski hanya seorang petugas parkir dengan pendapatan yang tentunya tidak menentu tapi tetap jujur dalam menjalani hidup.

Dirut PD Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar, turut mengapresiasi sikap Irwan tersebut dengan mengangkatnya menjadi pegawai. Kejujurannya layak ditiru masyarakat luas.

“PD Parkir memberikan penghargaan kepada Irwan, menjadikan Irwan sebagai pegawai di PD Parkir. Irwan punya dedikasi, kejujuran, kerja nyata, punya perasaan. Bagaimana ketika sesuatu didapat di jalan buka haknya dia kembalikan,” ungkapnya saat ditemui, Jumat (18/9/2020).

Menurut Irham, sikap yang ditunjukkan Irwan harus menjadi role model para jukir yang ada di Makassar. Sehingga pola pikir masyarakat yang menganggap jukir tidak jujur bisa berubah ke arah yang lebih baik.

“Ini yang perlu diperlihatkan ke masyarakat. Saya yakin masih banyak Irwan di luar sana yang punya dedikasi seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu, Irwan mengungkapkan, sejak pertama kali menemukan uang di kantongan, tidak pernah sedikit pun terlintas di benaknya untuk mengambil. Dia sadar, uang tersebut bukan miliknya.

Sementara menurut Irwan, niat untuk mengembalikan barang yang ditemukan memang dorongan juga dari teman-teman jukir yang lain. “Kita sudah komitmen. Selama 11 tahun menjadi jukir, penemuan barang milik pelanggan bukan hanya sekali. Sudah berkali – kali saya mengamankan dan mengembalikan barang, mulai dari ATM hingga STNK,” tuturnya.

“Sudah sering saya kembalikan barang milik pelanggan. Buka hanya kali ini saja, sejak saya menjadi Jukir. Alhamdulillah, saya dan teman-teman punya komitmen untuk itu,” ucapnya. (hum)

Editor : Jesi Heny