Kasad Berikan Kultum Shalat Subuh di Masjid HM. Asyik Makassar

Must read

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, SE, MM di sela-sela kegiatan kunjungan kerjanya menyempatkan shalat subuh dan sekaligus memberikan kultum kepada jamaah Masjid H.M. Asyik di Jl. A.P. Pettarani Makassar, Jumat (26/11/2021).

Turut mendampingi, Pangdam XIV/ Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, SH berserta unsur Pejabat Utama (PJU) Kodam Hasanuddin.

Usai shalat subuh berjamaah, Kasad memberikan tausiah kultum kepada para jamaah. Di awal tausiahnya jenderal bintang empat ini mengutarakan kehadirannya di Kota Makassar.

“Kehadiran saya disini adalah saya seolah-olah kembali kampung. Dimana pada tahun 2010 sewaktu saya berpangkat Kolonel saya menjabat sebagai Aspers (Asisten Personel) Kasdam yang saat itu masih Kodam VII/Wrb, saya sangat merindukan Makassar karena masyarakatnya ramah, bersahaja dan taat kepada Allah,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kasad mengajak kepada para jamaah untuk tetap bertaqwa kepada sang pencipta Allah Swt, dengan tetap memiliki pedoman hidup berdasarkan Al-quran dan tidak meninggalkan shalat.

“Ciri-ciri orang yang bertaqwa adalah Taklik yaitu mengucapkan dua kalimat syahadat, jangan mengaku Islam kalau tidak shalat, puasa dan zakat. Al-quran adalah pedoman hidup bagi umat Islam, layaknya seorang prajurit dalam melaksanakan tugas harus berdasarkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI,” jelasnya.

“Mengingat keburukan atau kejelekan diri kita terhadap orang lain dan melupakan keburukan orang lain terhadap kita,” lanjutnya.

“Mengingat kebaikan orang lain terhadap diri kita sehingga kita akan berbuat baik terhadap orang lain, jangan kita kalau sudah membantu atau memberi sesuatu terhadap orang lain kita masih membicarakannya, lupakanlah karena Allah telah mengetahui dan mencatatnya,” tutupnya.

Usai kegiatan tausiyah dilanjutkan dengan pemberian bantuan sumbangan kepada pengurus Masjid H.M. Asyik l,.yang diterima langsung oleh pengurus masjid. Photo spontanitas pun tak terelakkan bersama dengan jamaah maupun masyarakat sekitarnya.

Penulis : Edy

Editor : Jesi Heny

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article