SD Negeri Borong Juara II Kompetisi Mural Tingkat SD se-Kota Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Ucapan selamat langsung disampaikan Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd, begitu mengetahui sekolahnya keluar sebagai Juara 2 Mural Competition yang diadakan oleh Circular Geniuses, Save the Children. Lomba ini merupakan kerjasama Save the Children, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, dan Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Pengumuman dan pemberian hadiah Lomba Mural dan Lomba Video Pendek yang diadakan oleh Circular Geniuses, Save the Children itu, dilaksanakan di Kafe Plazgozz Jalan Yusuf Daeng Ngawing No 7 Tidung, Kota Makassar, Rabu (15 Mei 2024). Tema Kompetisi Mural ini adalah Sekolah yang Aman, Nyaman dan Menyenangkan.

Kepala DP3A Kota Makassar, Achi Soleman, S STP, M.Si menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Pemenang Lomba Mural Tingkat SD se-Kota Makassar ini, yakni Juara I SD Inpres Gontang, Juara II SD Negeri Borong, Juara III SD Inpres Kalang Tubung 2, Juara Harapan I SD Negeri Sudirman 4, dan Juara Harapan II SD Negeri Rappocini.

Sesuai temanya, kompetisi ini untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Lomba mural yang digambar pada dinding sekolah ini, berlangsung sejak tanggal 5 April 2024.

Mural yang dibuat di SD Negeri Borong berada di area pintu gerbang dengan ukuran 2,5×2 meter, sehingga cukup menarik perhatian orang-orang yang lewat. Dalam mural itu digambarkan dua murid SD, lelaki dan perempuan, dengan ekspresi ceria. Terdapat beberapa tulisan sebagai pesannya, yakni “Generasi Emas Indonesia Hebat”, “No Bullying”, “Keep Study”, ‘Enjoy Your School”, dan “Semangat Belajar”.

Tim mural SD Negeri Borong terdiri dari Asy Syafa, Muhammad Ihsan, Saparuddin, dan Agustiady Burhan. Mulyati Husain, Ketua Bunda Pustaka SD Negeri Borong, hadir mendampingi para pemenang.

Hadir dalam acara pengumuman dan penyerahan hadiah, antara lain Nyoman Ana, Kepala SD Negeri Sudirman 4, Dr Sarwinah, S.Pd, M.Pd, Kepala SD Negeri Rappocini, Juli Astutik, S.Pd, M.Pd, serta perwakilan sekolah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more