Sebagai Bentuk Kepedulian, Pemkot Makassar Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Enrekang

ENREKANG, EDELWEISNEWS.COM – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam banjir dan tanah longsor di Enrekang, Pemerintah Kota (pemkot) Makassar menyerahkan bantuan kepada Masyarakat Kabupaten Enrekang melalui BPBD setempat, Jumat (3/5/2024) pukul 23.30 Wita di Posko Bencana Kabupaten Enrekang.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh tim BPBD Pemkot Makassar, kepada Pj Bupati Enrekang H.Baba yang didampingi oleh Kalak BPBD, Arsil Bagenda, tim Polres Enrekang dan tim Dandim 1419 Enrekang, disaksikan oleh sejumlah tim dari Pemkot Makassar maupun tim dari Pemkab Enrekang.

Bantuan terdiri dari Mie Instan 54 dus, neras 5 Kg sebanyak 30 sak, terpal sebanyak 15 nuah, selimut sebanyak 1 karung dan 1 dus, air mineral sebanyak 10 dus, matras sebanyak 2 karung, susu Nutribrain sebanyak 2 dus, biskuit sebanyak 3 dus, dan Pampers Balita sebanyak 3 dus.

Pj Bupati Enrekang mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan dari Pemerintah Kota Makassar.

“Semoga amal baik Pemkot Makassar diberi balasan yang setimpal dari yang Maha Kuasa, dan mudah-mudahan Kota Makassar aman dan tidak tertimpa bencana,” ujarnya.

Pj Bupati Enrekang juga menyampaikan, bahwa ini adalah bencana banjir dan longsor yang paling besar sejauh ini.

“Dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun tetap kami akan waspada semaksimal mungkin untuk beberapa waktu ke depan mengingat curah hujan yang masih tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan BPBD Kota Makassar mengatakan, bantuan yang diberikan oleh Pemkot Makassar kepada Kab. Enrekang janganlah dilihat dari jumlahnya, tetapi rasa kepedulian terhadap sesama yang mengalami musibah.

“Bantuan yang kita bawa janganlah dilihat jumlahnya tapi bentuk kepeduliannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa rasa trauma dan stress setelah bencana, karena kehilangan harta benda, merupakan masalah yang dihadapi oleh korban bencana.

“Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi beban itu adalah dengan menunjukkan kepedulian kita kepada mereka.Rasa kepedulian ini bisa dilakukan apabila ada rasa persahabatan diantara sesama, oleh karenanya persahabatan itu penting untuk terus dibina,” lanjutnya.

“Sekali lagi saya ucapkan, mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu dan mengurangi beban masyarakat Enrekang yang terkena bencana”, tutup Perwakilan BPBD Pemkot Makassar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

IPSI Makassar Optimistis Raih Prestasi di Porprov Sulsel XVIII, 19 Atlet Siap Bertarung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Makassar siap mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026. Melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, sebanyak 19 atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan. Kontingen […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Gojek Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas di Makassar

MAKASSAR, EDELWEIS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Gojek ikut mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan tertib berlalu lintas, khususnya melalui edukasi kepada para mitra pengemudi. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran Gojek yang dipimpin Vice President Operations Gojek, Gede Manggala, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jumat (6/11/2026). Munafri berharap Gojek […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more