Sejarah Lahirnya Kecamatan Rappocini Hingga Menjadi Bagian dari Kota Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Rappocini adalah salah satu kecamatan di Kota Makassar. Di Kecamatan Rappocini terdapat 11 kelurahan, yakni Kelurahan Balla Parang, Banta-Bantaeng, Bonto Makkio, Buakana, Gunung Sari, Karunrung, Kassi-Kassi, Mappala, Minasa upa, Rappocini dan Tidung.

Dilansir dari buku katalog Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar berjudul “Kecamatan Rappocini Dalam Angka”, disebutkan bahwa batas wilayah Rappocini di sebelah utara adalah Kecamatan Panakkukang, di bagian timur berbatasan dengan Kecamatan Panakukkang dan Kabupaten Gowa, sedangkan di bagian selatan berbatasan dengan Kecamatan Tamalate, dan di bagian barat berbatasan dengan Kecamatan Mamajang  dan Kecamatan Makassar.

Luas wilayah Kecamatan Rappocini adalah 9,23 km2 atau sekitar 5,25% dari luas Kota Makassar secara keseluruhan.

Sejarah Kecamatan Rappocini

Dilansir dari buku “Kutub Pertumbuhan & Gentrisikasi, Studi Kawasan Pinggiran Kota Makassar” karya La Ode Sir Muhammad Iqbal, dkk, pada awalnya, Rappocini adalah salah satu dari lima desa yang masuk dalam wilayah Kecamatan Tamalate, Kabupaten Gowa.

Setelah adanya perundingan antara Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kabupaten Gowa, Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, serta Pemerintah Kabupaten Maros di tahun 1971, Desa Rappocini kini menjadi bagian dari Kota Makassar.

Hasil perundingan tersebut menjelaskan secara lengkap bahwa Desa Rappocini dan kesembilan desa lainnya yang merupakan bagian dari Kecamatan Tamalate, dan termasuk dalam wilayah Kabupaten Gowa kini dijadikan bagian dari Kota Makassar. Sekarang, Desa Rappocini berubah menjadi salah satu kecamatan di antara 15 kecamatan di Kota Makassar.

Demografi Penduduk

Dalam buku katalog Kecamatan Rappocini Dalam Angka juga tercantum jumlah Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) di Kecamatan Rappocini. Per tahun 2021 tercatat sebanyak 672 atau sekitar 107 RW dan 575 RT.

Sementara itu, jumlah populasi penduduk secara keseluruhan tercatat sebanyak 150.796 jiwa atau 73.837 jiwa laki-laki dan 76.959 jiwa perempuan.

Fasilitas sekolah menurut tingkat pendidikan di Kecamatan Rappocini per tahun 2021 juga cukup memadai. Tercatat ada sekitar 44 fasilitas sekolah di wilayah Kecamatan Rappocini. Masing-masing yaitu, Sekolah Dasar (SD) sebanyak 11 unit, Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 3 unit, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 8 unit, Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 1 unit, Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 7 unit, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 8 unit, Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 1 unit, dan Akademi atau Perguruan Tinggi sebanyak 1 unit.

Tidak hanya itu, ada banyak sarana kesehatan yang berada di Kecamatan Rappocini yang terdiri menjadi Rumah Sakit, Rumah Sakit Bersalin, Puskesmas Rawat Inap, Poliklinik/Balai Pengobatan, Puskesmas Rawat Inap, Puskesmas Tanpa Rawat Inap, dan Apotek.

Sebagian besar keluarga di Kecamatan Rappocini pun memiliki rumah dan lingkungan yang layak dengan sumber air bersih berstandar dan penerangan yang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

PBB Kota Makassar Tak Naik, Diskon hingga 75 Persen, Realisasi Capai 86 Persen

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memastikan tidak menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) maupun Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sepanjang 2026 hingga tahun 2027 mendatang. Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi serta kemampuan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih […]

Read more
Makassar SULSEL

Fasilitas Kesehatan Lengkap, Kota Makassar Dipilih Jadi Pilot Project Reformasi JKN Nasional

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Dibawa kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) reformasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebelum kebijakan tersebut diterapkan secara nasional. Hal itu, disampaikan Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, saat bertemu Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat […]

Read more
Makassar SULSEL

Dankodaeral VI Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 15 Perwira

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Komandan Kodaeral VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M memimpin Acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Kodaeral VI periode 1 Oktober 2026, bertempat di Gedung Sultan Hasanuddin Kodaeral VI, Jumat (2/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para perwira sekaligus peneguhan komitmen untuk terus meningkatkan […]

Read more