Serius Tangani Narkoba, Pemkab Wajo Siapkan Lahan untuk Pusat Penanganan Narkoba

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan Brigjen Pol Guruh Ahmad Fadiyanto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Wajo. Hal ini juga dalam rangka silaturahmi dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Wajo.

Kunjungan jendral bintang satu ini diterima langsung Bupati Wajo, Amran Mahmud di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Rabu (6/9/2023).

Saat menerima Kepala BNNP Sulsel bersama rombongan, Amran Mahmud didampingi jajaran Forkopimda, Anggota DPRD, Kepala OPD dan stakeholder, khususnya yang tergabung dalam BNK Wajo.

Bupati Wajo, Amran Mahmud mengatakan, kunjungan Kepala BNN Propinsi Sulsel ini bernilai strategis. Selain untuk bersilaturahmi, juga sebagai upaya memperkuat sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Wajo khususnya dalam upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di daerah ini.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Wajo ini mengatakan, Pemerintah Kabupaten Wajo berkomitmen membantu BNN Sulsel memberantas narkoba guna mewujudkan Sulsel sebagai daerah yang bersih dari narkoba.

“Untuk itu, berbagai upaya yang kami lakukan untuk mewujudkan Sulsel bersih narkoba diantaranya penyuluhan secara rutin di mesjid-mesjid pada empat belas kecamatan di Kabupaten Wajo, penyuluhan narkoba di seluruh SMU, penyuluhan di Lembaga Pemasyarakatan klas II B Wajo, dan pendekatan kepada keluarga agar bisa sevara terbuka untuk membujuk anggota keluarganya yang terdampak narkoba untuk direhabilitasi di BNN Sulsel, ” jelasnya.

Meskipun, kata Amran Mahmud, hingga saat ini di Kabupaten Wajo setidaknya terdapat sekitar 280 warga binaan Lapas atau Rutan kelas IIB Sengkang yang terkait dengan kasus narkoba, begitu pula di Polres.

“Untuk memaksimalkan penanganan narkotika di Kabupaten Wajo, kami berharap agar melalui kunjungan Kepala BNN Sulsel ini ada percepatan proses pembentukan BNK vertikal di Kabupaten Wajo. Pemerintah Kabupaten Wajo saat ini menyiapkan lahan untuk dihibahkan ke BNN Sulsel sebagai tempat Pusat Penanganan Narkoba di daerah ini, ” kata Politisi PAN tersebut.

Sementara itu, Kepala BNN Sulsel Bigjen Pol Guruh Ahmad Fadiyanto mengatakan, tujuannya berkunjung ke Wajo adalah untuk silaturahmi.

“Kami menyampaikan apresiasi atas sambutan yang luar biasa dari Bapak Bupati bersama jajaran,” ucapnya.

Brigjen Pol Guruh Ahmad Fadiyanto menyebut pintu masuk narkoba ke Sulsel itu dari berbagai aspek.

“Olehnya itu, dalam mewujudkan Sulsel bersih narkoba, saat ini BNN Sulsel melakukan pendekatan melalui Soft Power Approach, Hard Power Approach, dan Smart Power Approach,” pungkasnya. (APJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

BPBD Makassar Gandeng Yonsipur dan PMI, Akhirnya Warga Buloa Nikmati Air Bersih Berkat Teknologi RO

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Keterbatasan peralatan tidak menjadi penghalang bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar untuk tetap hadir melayani masyarakat. Dalam upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak, BPBD Kota Makassar menyalurkan bantuan air bersih di Kecamatan Tallo, Kelurahan Buloa, melalui kolaborasi lintas sektor yang berdampak nyata. BPBD Kota Makassar menggandeng Yon Zeni Konstruksi […]

Read more
Makassar SULSEL

Sidak di MGC, Munafri Dapati Pegawai Santai Merokok Saat Jam Kerja

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan ketegasan terhadap disiplin pegawai saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di Gedung Makassar Government Center (MGC) lantai 2, Selasa (13/1/2025). Munafri mendadak geram terhadap pegawai DPM PTSP di gedung Mal Pelayanan Publik (MPP). Pasalnya, saat melakukan sidak, orang nomor satu […]

Read more
Makassar SULSEL

Proyek RISE Jadi Andalan Makassar Atasi Sanitasi dan Banjir Perkotaan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Kota Makassar dalam menghadapi persoalan banjir, akses air bersih, sanitasi. Dan kontaminasi lingkungan perkotaan, di hadapan World Resources Institute (WRI) Ruan dan Program Penelitian RISE (Revitalizing Informal Settlements and Their Environment) Indonesia. Paparan tersebut disampaikan Munafri Arifuddin saat menghadiri wawancara singkat bersama […]

Read more