Sigap Jaga Kesehatan Petugas Pemilu, Pemkab Maros Aktifkan Satgas Kesehatan Pemilu 2024

MAROS, EDELWEISNEWS.COM – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya menjaga kesehatan petugas Pemilu dalam pelaksanaan Pesta Demokrasi 2024, Pemerintah Kabupaten Maros sediakan Satgas Kesehatan Pemilu. 

Satuan Gagasan Kesehatan  Pemilu ini tersedia di 18 Posko Kesehatan yang masing-masing bertempat di Kantor Camat setempat, UPTD Puskesmas dan Rumah Sakit. 

Peran petugas Kesehatan menjadi faktor penting sebagai langkah antisipasi kasus kesakitan dan kematian pada penyelenggaraan pemilu 2024, mengingat tingginya angka Kematian petugas Pemilu pada pemilu 2019 lalu. 

Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam bersama unsur Forkopimda Kabupaten Maros turun langsung meninjau salah satu posko Kesehatan Pemilu di Kantor Kecamatan Lau. 

Ia mengaku adanya posko kesehatan Pemilu ini sebagai bentuk perhatian dan apresiasi Pemkab Maros kepada para petugas Pemilu yang telah bekerja secara maksimal. 

“Kami bersama untuk Forkopimda Kabupaten Maros mengantisipasi menjaga dan menguatkan fisik petugas pemilu melalui posko kesehatan pemilu, Jadi nanti para Petugas Pemungutan Suara (PPS) setelah menyerahkan logistik ke PPK langsung di skrining kesehatan oleh satgas kesehatan pemilu, jika ada keluhan petugas satgas kesehatan akan memberikan suplemen dan susu murni atau obat jika diperlukan,” jelasnya. 

Posko Kesehatan Pemilu ini telah berjalan sejak tanggal 14 Februari kemarin, sudah 200 Petugas pemilu yang diskrining dan segera ditangani oleh satgas kesehatan pemilu. Selain itu, mobil ambulance sudah siap sedia di tiap-tiap posko kesehatan agar mengantisipasi jika terjadi kemungkinan terburuk. 

Tidak hanya itu, bupati juga menyampaikan bahwa pemkab Maros telah menganggarkan perawatan VIP di Rumah Sakit melalui program UHC bagi petugas yang mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Jika terdapat gejala berat langsung dirujuk ke rumah sakit atau puskesmas dengan pelayanan VIP, Posko Kesehatan ini 1×24 jam dan akan berlangsung sampai semua logistik dikirim ke KPU Kabupaten dan Provinsi,” ungkap bupati. 

Bupati berharap dengan posko ini mampu memberikan pelayanan kesehatan bagi petugas pemilu yang telah berpeluh menjaga hasil Pemilu.

Hal ini dilanjutkan oleh Kepala Polres Maros AKBP Awaluddin, tim satgas kesehatan pemilu ini gabungan dari Dinas Kesehatan, Polisi dan TNI. Rencana Penanganan kesehatan ini akan berlangsung hingga penyerahan logistik tuntas. 

Sementara itu, Petugas PPK Muhammad Syarifusdin merasa bersyukur dan berterimakasih dengan adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Maros yang telah peduli pada kesehatan para petugas pemilu. 

“Tadi saya diskrining kesehatan tensi, riwayat penyakit setelah itu saya diberikan vitamin, susu dan permen,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Sabtu Gembira di SD Negeri Borong Makassar, Diisi dengan Aktivitas Seni

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Sekolah tidak akan maju dan sukses tanpa dukungan orangtua murid. Partisipasi dan kolaborasi orangtua dengan guru-guru bersama murid sangat diperlukan guna pengembangan inovasi sekolah,” kata Andi Etty Cahyani, S.Pd, M.Pd, Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, saat membuka Sabtu Gembira. Hari Sabtu, 10 Oktober 2026, di sekolah yang beralamat di Jalan Borong […]

Read more
Gowa SULSEL

Klarifikasi Denda Balap Liar, Satlantas Polresta Gowa Tegaskan Penindakan Sesuai Aturan Hukum

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Menanggapi pemberitaan di sejumlah media online terkait penindakan balapan liar di Kabupaten Gowa, yang menyoroti keluhan seorang warga mengenai denda hingga Rp3 juta terhadap anaknya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gowa menegaskan, bahwa penindakan terhadap pelanggaran balap liar memiliki dasar hukum yang jelas dan dilaksanakan melalui mekanisme sesuai ketentuan perundang-undangan, Minggu (11/10/2026). […]

Read more
Lingkungan Makassar SULSEL

Langit Makassar Berkabut, BPBD Ingatkan Bahaya PM2.5! Fadli Tahar : Jangan Tunggu Sesak untuk Melindungi Diri

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kualitas udara masuk kategori tidak sehat pada pengukuran di Maros. Asap kebakaran hutan dan lahan serta pergerakan angin menjadi faktor yang perlu diwaspadai masyarakat Sulawesi Selatan. Kabut asap bukan sekadar membuat langit terlihat suram. Di balik udara yang tampak biasa, terdapat partikel polutan berukuran sangat kecil yang berpotensi masuk jauh ke dalam […]

Read more