TNI AL Kodaeral VI dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergitas Layanan Kesehatan Maritim Lewat Klinik Terapung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Komitmen TNI Angkatan Laut (AL) dalam menjaga kedaulatan sekaligus mengabdi kepada masyarakat kembali dibuktikan melalui sinergi nyata bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang diperlihatkan langsung oleh Komandan Kodaeral VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M. dengan menghadiri launching Klinik Terapung Unit Pelaksana Teknik (UPT) Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Provinsi Sulawesi Selatan, yang digelar di Lego-Lego Center Point of Indonesia (CPI), Rabu (31/12/2025).

Sebanyak dua unit kapal Klinik Terapung diresmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, S.T., sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan dan pesisir yang selama ini sulit dijangkau melalui jalur darat.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta Kodaeral VI TNI AL atas dukungan penuh terhadap program layanan kesehatan strategis tersebut.

“Klinik terapung ini menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, pemberian obat-obatan, hingga edukasi kesehatan, dengan sasaran utama pulau-pulau kecil di Sulawesi Selatan yang minim fasilitas kesehatan,” ungkap Gubernur Sulsel.

Sementara itu, Dankodaeral VI menegaskan bahwa kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulsel dan Kodaeral VI telah terjalin erat, khususnya dalam perbaikan, pemeliharaan, dan kesiapan operasional kapal Klinik Terapung, sehingga dapat berlayar dan melayani masyarakat secara optimal.

“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut. Apabila Kodaeral VI dibutuhkan dalam hal pengawakan maupun perawatan kapal hingga tahap operasional, kami siap mendukung sepenuhnya demi kepentingan masyarakat,” tegas Dankodaeral VI.

Peluncuran ini menjadi simbol kuat bahwa TNI AL tidak hanya menjaga laut sebagai benteng pertahanan negara, tetapi juga menjadikannya jalur pengabdian kemanusiaan, menjangkau masyarakat di wilayah terluar, terpencil, dan terdepan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke unit kapal Klinik Terapung serta foto bersama, yang turut dihadiri oleh Kafasharkan Makassar Kodaeral VI, Dansatrol Kodaeral VI, Kadiskes Kodaeral VI, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kelautan, serta Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulsel.

Dengan diluncurkannya Klinik Terapung ini, diharapkan pelayanan kesehatan yang merata dapat benar-benar dirasakan hingga ke pelosok kepulauan Sulawesi Selatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gowa SULSEL TNI / POLRI

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Polres Gowa Siap Wujudkan Kamseltibcarlantas

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Polres Gowa menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan dengan sandi “Keselamatan Pallawa-2026” yang berlangsung di Lapangan Apel Griya Bhayangkara Polres Gowa, Senin (2/2/2026). Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Gowa Kompol Gani, S.H., M.H. Apel gelar pasukan ini merupakan wujud kesiapan Polres Gowa bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung […]

Read more
Makassar SULSEL

Wakapolda Sulsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakapolda Sulawesi Selatan Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Senin (2/2/2026). Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh Pejabat Utama Polda Sulsel, perwakilan POM AD, personel Polda Sulsel, personel Dinas Perhubungan, perwakilan Jasa Raharja, serta perwakilan Satpol PP Provinsi […]

Read more
Makassar SULSEL

BPBD Lakukan Pencarian Korban Tenggelam, Ombak Laut Sangat Tinggi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan upaya pencarian terhadap korban tenggelam atas nama Yanto (35 tahun), seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat sedang memasang jaring di perairan laut. Korban diketahui merupakan kakak ipar dari pelapor atas nama Laha (48 tahun). Kejadian tersebut terjadi saat kondisi cuaca tidak bersahabat dengan gelombang […]

Read more