Wali Kota Danny Pomanto Ajak Mendagri Tito Nikmati Kuliner Makassar Kota Makan Enak

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mengajak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian menikmati kuliner di Makassar, dengan ikon barunya yakni Makassar Kota Makan Enak.

Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto bersama Menteri Tito menyantap Ayam Goreng Sulawesi yang merupakan makanan dengan bumbu khas Sulawesi itu.

Keduanya terlihat mendatangi restoran Ayam Goreng Sulawesi sekira pukul 13.00 Wita. Selama sejam lebih, keduanya asyik menyantap hidangan khas Makassar yang berlokasi di Jl Sultan Hasanuddin, Jumat, (28/04/2023).

Bincang hangat dan suasana persaudaraan begitu terasa. Keakraban Danny Pomanto dan Tito juga terlihat. Senyum dan canda tawa begitu lepas. Pascasantap siang, Wali Kota dua periode ini juga mengantar mantan Kapolri hingga ke hotel penginapannya.

Kedatangan Tito di Makassar sebelumnya sudah dikonfirmasi Danny Pomanto dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (OTDA) XXVII atau 27 Tahun.

Danny Pomanto secara langsung menyambut dan menjemput Tito di Bandara Sultan Hasanuddin, siang tadi. Sebelum menyantap makan siang, keduanya Salat Jumat bersama di Bandara.

Tamu agung Kemendagri ini juga dijadwalkan meninjau persiapan Upacara Peringatan Hari OTDA dan akan memimpin upacara peringatan OTDA di Anjungan Pantai Losari, besok. Selain Mendagri, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan juga turut hadir, hari ini.

Bagi Danny Pomanto, kehadiran Mendagri adalah kebanggaan bagi Kota Makassar sebagai tuan rumah agenda akbar yang juga akan dihadiri sekitar 600 kepala daerah se-Indonesia ini.

Danny Pomanto mengatakan, persiapan upacara OTDA sudah 100 persen siap. Pihaknya berkomitmen semuanya berjalan lancar.

Dia berharap persiapan demi persiapan yang dilakukan sesuai dengan apa yang ditetapkan bersama. Apalagi Mendagri dan ratusan tamu penting hadir.

“Insyaallah semua persiapan sesuai harapan,” harapnya.

Danny Pomanto menyebut pihaknya sangat serius menggarap OTDA ini, pasalnya upacara ini merupakan kali pertama setelah tiga tahun dan merupakan yang pertama di Indonesia Timur selama ini.

“Ini yang terbesar dan dihadiri undangan seluruh kepala daerah, Forkopimda provinsi dan kabupaten kota,” ucap dia.

Dia menuturkan, momen OTDA sebagai momen penting yang mana akan banyak aspirasi termasuk memperkenalkan branding Makassar Kota Makan Enak. Itulah mengapa para tamu akan disuguhkan Coto Makassar pascaupacara.

Sejauh ini, Pemkot Makassar juga sudah beberapa kali mengadakan gladi kotor. Dipimpin langsung Danny Pomanto, dia memperhatikan secara detail semua persiapan mulai pelaksanaan upacara Hari OTDA XXVII, Deklarasi Makassar, hingga lokasi Festival Makassar Kota Makan Enak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Tak Kenal Libur, Wali Kota Makassar Pimpin Rapat Strategis Tangani Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Kota Makassar dibawa kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin seakan tak mengenal hari libur. Di saat sebagian besar instansi memilih rehat sejenak, sosok yang akrab disapa Appi justru memanfaatkan waktu tersebut untuk memastikan berbagai persoalan kota tetap tertangani secara serius dan terukur. Fokusnya jelas, tidak memberi ruang bagi masalah menumpuk, melainkan diselesaikan […]

Read more
Makassar SULSEL

Aliyah Mustika Ilham Pastikan Kebijakan WFA dan WFH Tetap Utamakan Pelayanan Publik

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menggelar acara Halal Bi Halal bersama Purna Bakti Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Makassar yang berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Makassar, Kompleks PDAM, Jalan Dr. Ratulangi, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan […]

Read more
Makassar SULSEL

Legitimasi Publik Kuat : Pengamat, Gubernur, Serta Warga Kompak Dukung Penataan PKL di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Di tengah upaya serius Pemerintah Kota Makassar membenahi wajah kota agar lebih tertib, nyaman, dan estetika, justru muncul suara sumbang yang terkesan tidak berpijak pada perubahan. Pernyataan salah satu anggota DPRD Kota Makassar, tampil di publik bak “pahlawan kesiangan”, yang menilai penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) tidak sesuai aturan, memantik tanda […]

Read more