Kabar Gembira, 21 Pasien Covid – 91 di Maros Dinyatakan Sembuh

MAROS, EDELWEISNEWS.COM  – Pasien positif di Kabupaten Maros hingga Kamis, 8 April 2020, berjumlah 36 orang, PDP 19 orang, dan ODP 201 orang. Terdapat empat klaster di Maros, yakni klaster umroh, bandara, pendatang dan itjima.

Bupati Maros Hatta Rahman, menyampaikan, setiap klaster dengan karakteristik berbeda dilakukan isolasi dan perbaikan gizi.

“Kita perbaiki gizinya, apa keinginannya sehingga mereka cepat sehat. Alhamdulillah, dari 36 itu, kalau berdasarkan hasil swab sudah 21 negatif, jadi sisa sepuluh lebih yang masih perawatan dan itu OTG. Cuma dua dirawat dan itu pun gejalanya ringan,” kata Hatta Rahman di Gedung Serba Guna Maros yang juga menjadi Posko Gugus Tugas Maros.

Lanjut Hatta, penanganan Covid di Maros telah on the track walaupun tidak memberlakukan PSBB. Sehingga, ia optimistis akhir Mei dapat terbebas dari pandemi ini.

Hatta juga mengapresiasi program Wisata Covid-19 yang digagas Pemprov, sebab membantu daerah untuk menyelesaikan persoalan Covid-19 ini.

“Kami apresiasi program Pak Gubernur yakni Wisata Covid, sehingga kita di daerah juga tidak terlalu terbebani. Begitu ada, kita kirim ke sana. Dan ini inovasi yang sangat baik dari Pak Gubernur. Mungkin daerah lain harus contoh. Kami di Kabupaten bersinergi, provinsi juga berinovasi. Terbukti Sulsel dengan tingkat persentase kesembuhan tertinggi di Indonesia,” jelasnya.

Nurdin Abdullah menyampaikan, pasien positif dapat sehat dan sembuh dengan cepat karena dukungan pemberian gizi yang diberikan.

“Beliau itu berikan gizi yang luar biasa, sesuai permintaan pasien, itu hebat. Misalnya minta apel atau susu beruang itu dipenuhi semua. Jadi intinya pemberian gizi itu sangat menentukan tingkat kesehatan. Itu yang patut dicontoh, tidak hanya mengisolasi tetapi juga disertai dengan jaminan gizi. Itu yang membuat tingkat kesehatannya tinggi,” ujarnya.

Gubernur juga menyampaikan, walaupun Maros tidak memberlakukan PSBB, namun pada prinsipnya telah menjalani hal-hal yang diberlakukan pada PSBB.

“Apa yang harus diberlakukan di PSBB juga sebenarnya sudah dilakukan oleh Pak Bupati,” imbuhnya.

Tambahnya, dalam penanganan Covid -19 bukan soal besarnya anggaran tetapi kepatuhan. Pada kesempatan ini Gubernur juga menyerahkan bantuan peralatan penanganan Covid-19 donasi non-APBD. (*)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

BPBD Makassar Gandeng Yonsipur dan PMI, Akhirnya Warga Buloa Nikmati Air Bersih Berkat Teknologi RO

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Keterbatasan peralatan tidak menjadi penghalang bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar untuk tetap hadir melayani masyarakat. Dalam upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak, BPBD Kota Makassar menyalurkan bantuan air bersih di Kecamatan Tallo, Kelurahan Buloa, melalui kolaborasi lintas sektor yang berdampak nyata. BPBD Kota Makassar menggandeng Yon Zeni Konstruksi […]

Read more
Makassar SULSEL

Sidak di MGC, Munafri Dapati Pegawai Santai Merokok Saat Jam Kerja

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan ketegasan terhadap disiplin pegawai saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di Gedung Makassar Government Center (MGC) lantai 2, Selasa (13/1/2025). Munafri mendadak geram terhadap pegawai DPM PTSP di gedung Mal Pelayanan Publik (MPP). Pasalnya, saat melakukan sidak, orang nomor satu […]

Read more
Makassar SULSEL

Proyek RISE Jadi Andalan Makassar Atasi Sanitasi dan Banjir Perkotaan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Kota Makassar dalam menghadapi persoalan banjir, akses air bersih, sanitasi. Dan kontaminasi lingkungan perkotaan, di hadapan World Resources Institute (WRI) Ruan dan Program Penelitian RISE (Revitalizing Informal Settlements and Their Environment) Indonesia. Paparan tersebut disampaikan Munafri Arifuddin saat menghadiri wawancara singkat bersama […]

Read more