Setelah Jalan Hertasning, Aroepala Segera Dikerjakan, Didahului Pengerjaan Drainase

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus memperkuat pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu prioritas utama di bawah kepemimpinan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.

Salah satu fokus utama berada pada ruas Jalan Hertasning dan Jalan Aroepala di Kota Makassar yang masuk dalam Paket 1 skema Multi Years Contract (MYC) Tahun Anggaran 2025–2027.

Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran infrastruktur jalan sebesar Rp2,5 triliun untuk periode 2025–2027. Anggaran tersebut terbagi dalam enam paket pekerjaan Multi Years Project (MYP) serta didukung skema Single Years Contract (SYC) setiap tahunnya.

Khusus Paket 1 MYC memiliki nilai kontrak sebesar Rp430 miliar yang mencakup penanganan 13 ruas jalan di empat kabupaten/kota, yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba, dengan total panjang penanganan mencapai 300,24 kilometer.

Adapun ruas jalan yang ditangani meliputi Jalan Hertasning dan Jalan Aroepala di Kota Makassar, Jalan Tun Abdul Razak, Jalan HM Yasin Limpo, Burung-Burung–Bili-Bili, Sungguminasa–Malino, serta Malino–Batas Sinjai di Kabupaten Gowa. 

Kemudian ruas Batas Gowa–Tondong, Botolempangan–Batubelerang–Batas, dan Batas Bulukumba–Sinjai di Kabupaten Sinjai. Sementara di Kabupaten Bulukumba meliputi ruas Batas Sinjai–Palampang, Tanete–Tanaberu, serta Kalimporo–Sumalaya–Batas Sinjai.

Kepala Seksi Preservasi Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, ZN Ahmad Wildani, menjelaskan bahwa sepanjang 1,8 kilometer Jalan Hertasning dan 1,8 kilometer Jalan Aroepala menjadi fokus penanganan pada Paket 1.

Ia menjelaskan bahwa Jalan Hertasning dimulai dari pertigaan Jalan AP Pettarani hingga eks Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar. Sementara dari titik tersebut hingga perbatasan Kabupaten Gowa merupakan bagian dari Jalan Aroepala.

“Kita perlu jelaskan, bahwa untuk Jalan Hertasning sepanjang 1,8 km sampai di eks Kantor Disdik itu sudah ditangani pengaspalan. Untuk selanjutnya sampai perbatasan Gowa itu juga masuk dalam Paket 1, dan akan ditangani,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penanganan Jalan Hertasning dilakukan melalui pengaspalan, sementara Jalan Aroepala menggunakan dua metode, yakni pengaspalan dan beton (rigid pavement).

“Kalau Hertasning pengaspalannya telah selesai, selanjutnya perbaikan pedestrian dan pembersihan saluran. Untuk Aroepala akan ditangani 1,8 km dengan dua macam penanganan yakni aspal dan beton. Belum dimulainya penanganan jalan di sana karena kita menunggu pengerjaan saluran terlebih dahulu, untuk salurannya menggunakan U-Ditch beton dan sementara dalam tahap pabrikasi,” jelasnya.

Penanganan Jalan Aroepala diawali dengan pembangunan saluran untuk memastikan kelancaran aliran air saat hujan serta mengurangi potensi kemacetan selama proses pengerjaan.

“Kita harap kesabaran masyarakat, dan mohon doa agar pengerjaan jalan Aroepala dapat berjalan lancar. Tentunya Bapak Gubernur memfokuskan jalan ini, karena termasuk LHR tinggi yang akan membantu konektivitas wilayah dan berpengaruh pada perekonomian masyarakat,” tuturnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Solusi Jangka Panjang, PDAM Makassar Usulkan Bendung Karet di Sungai Tallo Untuk Air Baku

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, melalui Perumda Air Minum atau PDAM menyiapkan langkah jangka panjang untuk memperkuat pasokan air baku dan menjaga kebutuhan air bersih masyarakat, untuk jangka panjang. Salah satu langkah yang tengah diupayakan yakni pembangunan bendung karet di Sungai Tallo. Usulan tersebut telah dilaporkan kepada Wali Kota Makassar dan dikoordinasikan dengan Kementerian […]

Read more
Makassar SULSEL

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Terima Kunjungan Pemprov NTB, Bahas Perlindungan Pekerja Rentan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka studi tiru percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penguatan perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Kegiatan yang dirangkaikan dengan silaturahmi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Kamis (24/9/2026). […]

Read more
Makassar SULSEL

Gerakan Bersih dari Rumah, Pemkot Makassar Tambah Dukungan Anggaran dan Armada Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pembenahan sistem pengelolaan persampahan, mulai dari hulu hingga hilir. Salah satu fokus utama yang kini digencarkan adalah pemilahan sampah dari sumber, terutama rumah tangga, sebelum sampah masuk ke sistem pengangkutan dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Langkah tersebut berjalan beriringan dengan upaya Pemkot Makassar menyesuaikan porsi anggaran pengelolaan […]

Read more