Kodam XIV/Hasanuddin Menggelar Festival Pencak Silat dalam Rangka Komsos Kreatif

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kodam XIV/Hasanuddin menggelar Festival Pencak Silat dalam rangka Komsos kreatif Kodam XIV/Hasanuddin. Festival dilaksanakan di Gedung Serba Guna Makodam, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Rabu (1/7/2020).

Adapun tema Komsos kreatif tersebut yakni “Pencak Silat Warisan Budaya Bangsa dan Warisan Dunia”.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Aster Kolonel Inf Arfin Dahlan mengatakan, bahwa Festival Pencak Silat yang diselenggarakan ini, merupakan salah satu upaya Kodam XIV/Hasanuddin untuk melestarikan Pencak Silat sebagai budaya luhur bangsa.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Kodam XIV/Hasanuddin untuk melestarikan Pencak Silat sebagai budaya luhur bangsa, sekaligus mengajak seluruh komponen masyarakat khususnya generasi muda agar dapat menjaga, memelihara dan mengembangkan seni budaya kebanggaan bangsa ini,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa kegiatan ini menjadi wahana yang efektif untuk mempererat komunikasi sosial harmonis dan ikatan yang kokoh antara prajurit Kodam XIV/Hasanuddin dengan segenap komponen masyarakat, sehingga dapat memperkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat yang selama ini terjalin dengan baik.

Mayjen Andi berharap para peserta festival tersebut dapat menjadikan ajang ini untuk menggali potensi serta kemampuan para peserta, sehingga dapat disiapkan untuk mengikuti kompetisi pada even yang lebih tinggi, baik tingkat regional, nasional maupun internasional.

Ditempat yang sama Ketua IPSI Sulsel Prof. Dr. Hasnawi Haris, M. Hum mengajak kepada seluruh peserta untuk menjadikan lomba yang dilaksanakan ini sebagai ajang silaturahmi.

“Jadikan lomba ini sebagai ajang silaturahmi, menang dan kalah adalah hal yang biasa, sehingga bisa dijadikan motivasi untuk lebih baik ke depannya”, ungkapnya.

Hasnawi Haris pun mengucapkan terimakasih banyak kepada Kodam XIV/Hasanuddin karena telah menyelenggarakan turnamen pencak silat yang merupakan suatu support bagi pencak silat di Sulsel.

Adapun peserta yang berhasil meraih juara diantaranya, Juara I Ikatan Perguruan Silat Budaya Makassar (IPSBM) dengan nilai 321 poin, Juara II Taji Malela dengan nilai 299 poin dan Juara III KPS Nusantara nilai 286 poin.

Lanjut Juara Harapan I Persinas Asad Nilai 279 poin, Juara Harapan II Tapak Suci Nilai 265 poin dan Juara Harapan III PS Rajawali Nilai 260.

Turut hadir Kasdam XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Andi Muhammad dan Wakil Gubernur Sulsel Sudirman Sulaeman.

Penulis : Edi (Pendam)

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Haji Makassar SULSEL

Bersama Menhaj RI, Munafri Sambut Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyambut kepulangan Jemaah Haji Kloter 17 Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Sudiang, Minggu (14/6/2026). Kloter 17 terdiri atas jemaah asal Kota Makassar, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bone. Ratusan jemaah diterima secara resmi dirangkaikan dengan prosesi […]

Read more
Gowa SULSEL

Wujudkan Suasana Kondusif, Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Laksanakan Patroli Humanis ke Gereja

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Unit Turjawali 1 Satuan Samapta Polres Gowa melaksanakan patroli kota dengan menyambangi sejumlah gereja di wilayah Kabupaten Gowa, Minggu (14/6/2026). Kegiatan ini sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Kegiatan patroli tersebut dilakukan secara humanis dengan mengedepankan dialog dan pendekatan persuasif […]

Read more
Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more