SIGAP PESISIR Resmi Didaftarkan ke IGA 2026, Inovasi Ini Pangkas Waktu Respons Bencana dari 90 Menit Menjadi 15 Menit

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar resmi mendaftarkan inovasi SIGAP PESISIR (Sistem Informasi Gerak Cepat Pesisir) dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Inovasi yang digagas oleh Kepala BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, S.E., M.M ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk menjawab kesenjangan utama penanggulangan bencana di kawasan pesisir Kota Makassar, yakni belum tersedianya sistem peringatan dini berbasis komunitas yang terstandardisasi dan terhubung secara real-time antara BPBD Kota Makassar dengan kelurahan-kelurahan pesisir yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi.

SIGAP PESISIR merupakan proyek perubahan yang dikembangkan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Proyek perubahan ini telah melalui tahapan seminar dan Uji Proyek Perubahan yang diuji langsung oleh Dr. Muhammad Aswad, M.Si., Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN Makassar, sebagai salah satu tahapan strategis bagi 70 pejabat pimpinan tinggi pratama peserta PKN Tingkat II.

Keberhasilan penyusunan dan implementasi proyek perubahan ini juga tidak terlepas dari proses pembimbingan intensif oleh Coach PKN Tingkat II, Nurwahyud Anti, S.S., M.HRM.IR yang memberikan pendampingan strategis sejak tahap perencanaan, penyempurnaan desain inovasi, hingga implementasi proyek perubahan, sehingga SIGAP PESISIR berkembang menjadi inovasi yang memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang kebencanaan.

Melalui implementasi SIGAP PESISIR, BPBD Kota Makassar membangun sistem yang mengintegrasikan Standar Operasional Prosedur (SOP) terpadu, jejaring Kelurahan Tangguh Bencana (KALTANA), Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA), dashboard pemantauan, serta komunikasi digital berbasis waktu nyata. Sistem tersebut memungkinkan setiap informasi kejadian diterima, diverifikasi, dan ditindaklanjuti secara cepat sehingga mempercepat proses pengambilan keputusan dan mobilisasi sumber daya di lapangan.

Hasil uji coba menunjukkan capaian yang sangat signifikan. Waktu respons penanganan bencana yang sebelumnya rata-rata mencapai 90 menit berhasil dipangkas menjadi hanya 15 menit. Pencapaian tersebut menjadi indikator keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih cepat, efektif, adaptif, dan berorientasi pada penyelamatan jiwa.

Kepala BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar menegaskan, bahwa SIGAP PESISIR bukan sekadar inovasi berbasis teknologi, melainkan sebuah model tata kelola kebencanaan yang menempatkan masyarakat sebagai garda terdepan dalam sistem peringatan dini.

“Kecepatan respons adalah faktor yang menentukan keselamatan jiwa. SIGAP PESISIR membangun ekosistem yang menghubungkan masyarakat, kelurahan, kecamatan, dan BPBD dalam satu sistem yang terintegrasi. Dengan memangkas waktu respons dari 90 menit menjadi 15 menit, kita membuktikan bahwa inovasi yang dibangun dari kebutuhan riil masyarakat mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan keselamatan warga. Harapan kami, inovasi ini dapat menjadi referensi nasional bagi daerah-daerah pesisir dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih tangguh,” ujar Fadli Tahar.

Keikutsertaan SIGAP PESISIR dalam IGA 2026 diharapkan tidak hanya menjadi representasi inovasi Pemerintah Kota Makassar di tingkat nasional, tetapi juga menjadi model yang dapat direplikasi oleh berbagai pemerintah daerah pesisir di Indonesia dalam memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi ancaman bencana.

Melalui SIGAP PESISIR, BPBD Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kebencanaan yang cepat, terintegrasi, berbasis komunitas, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat, sejalan dengan semangat inovasi pelayanan publik menuju Indonesia yang semakin tangguh menghadapi bencana. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LEGISLATIF Makassar

Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Appi Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pengelolaan keuangan kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Kota Makassar dalam Rapat Paripurna ke-10 Masa Persidangan Ketiga, Rabu (29/7/2026). Kedua lembaga menyepakati Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Persetujuan tersebut tidak sekadar menandai tuntasnya proses pembahasan dan evaluasi pelaksanaan APBD 2025, tetapi juga […]

Read more
Gowa SULSEL

Singkat dalam Waktu, Panjang dalam Kenangan: Plh Kapolresta Gowa Tutup Masa Tugas dengan Pesan Haru

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai pelaksanaan apel pagi personel Polresta Gowa. Apel tersebut menjadi momen terakhir bagi Kombes. Pol Gany Alamsyah, S.I.K setelah kurang lebih 20 hari mengemban amanah sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Gowa, Rabu (29/7/2026). Di hadapan seluruh personel, Kombes Pol Gany Alamsyah menyampaikan pesan sekaligus ucapan terima kasih […]

Read more
Makassar Nasional News

Wali Kota Munafri Paparkan Strategi Makassar Keluar dari Krisis Sampah di Forum UCLG ASPAC

DEPOK, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan strategi komprehensif Pemerintah Kota Makassar dalam mengatasi persoalan persampahan pada kegiatan City-to-City Learning and Innovation Lab: Waste Management Practices. Forum tersebut diselenggarakan United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) di The Margo Hotel Kota Depok, Selasa (28/7/2026). Mempertemukan pemerintah daerah se-Indonesia untuk berbagi praktik […]

Read more