Apel Dansat Tersebar Kodam Hasanuddin Resmi Ditutup

BONE, EDELWEISNEWS.COM – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Andi Muhammad, SH resmi menutup Apel Dansat Tersebar Tahun 2020 di Aula M. Yusuf Dodiklatpur Rindam XIV/Hasanuddin, Bance’e Kabupaten Bone, Kamis (6/8/2020).

Apel Komandan Satuan (Dansat) Tersebar tersebut dilaksanakan selama tiga hari, yakni dari tanggal 4 sampai 6 Agustus 2020, yang diikuti oleh para Dansat di jajaran wilayah Kodam XIV/Hasanuddin.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, SE dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kasdam menyampaikan ucapan terima kasih kepada para peserta atas partisipasi aktifnya dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Ini menunjukkan tingginya tanggungjawab, komitmen dan kepedulian para perwira sebagai Dansat dalam menyelesaikan tugas secara tuntas”, ujarnya.

“Beberapa arahan atau kebijakan dari Komando Atas yang telah saya sampaikan melalui forum Apel Dansat ini, merupakan gambaran tentang kompleksitas tugas yang akan kita hadapi dengan berbagai peluang dan kendalanya,” tutur Mayjen Andi.

“Saya mengharapkan agar arahan atau kebijakan tersebut dapat dijadikan sebagai pedoman oleh para Dansat dalam melanjutkan pembinaan di satuan masing-masing secara kreatif dan inovatif, sehingga dapat terwujud prajurit yang memiliki moril dan profesionalisme yang tinggi,” sambungnya.

Pada kesempatan itu Pangdam tetap mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk tetap menjadikan perhatian khusus tentang penanganan Covid-19.

“Terkait dengan kondisi saat ini dimana kita sedang dalam suasana pandemi Covid-19, saya minta agar para Dansat benar-benar menegakkan pendisiplinan protokol kesehatan di masing-masing satuan, guna mencegah terjadinya penyebaran penyakit tersebut, baik di lingkungan satuan, asrama maupun di medan latihan,” tegasnya.

“Begitu pula tentang materi yang telah dibahas melalui kegiatan diskusi, baik yang menyangkut arogansi prajurit maupun upaya pemanfaatan media sosial dalam rangka membangun citra TNI, agar benar-benar diaplikasikan guna mencegah terjadinya sikap arogan yang dilakukan oleh prajurit di satuan, serta menangkal adanya penggunaan media sosial yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk menjatuhkan citra TNI,” pungkas Pangdam.

Penulis: Edi (Pendam)

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more