Catahu Walhi Sulsel, Kerugian Materil Rakyat Sulsel Selama Pandemi Capai Rp 8,2 T

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Catatan akhir tahun (Catahu) ini telah dirilis ke publik oleh Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulsel sejak 30 Desember 2020 lalu. Namun, masih relevan untuk diangkat kembali ke ranah publik, karena catatan akhir tahun (Catahu) ini membahas tentang kondisi lingkungan Sulsel pada masa Pandemi Covid -19 yang cukup memprihatinkan. Dan kampanye lingkungan itu harus dilakukan secara massif dan berkelanjutan. Sebab, setiap detik kerusakan hutan terus terjadi.

Berdasarkan data yang dimiliki Walhi Sulsel, yang dituangkan dalam catatan akhir tahun 2020, akhirnya Walhi Sulsel memberikan kartu kuning kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.

Slamet Riadi, Ketua Tim Catahu 2020 menguraikan kerugian materil yang dialami Rakyat Sulawesi Selatan selama Pandemi Covid-19. Hasilnya pun fantastis. Ia menyampaikan bahwa kerugian masyarakat Sulsel yang terdampak perampasan ruang, kerusakan lingkungan mencapai Rp8,2 Triliun.

“Kerugian yang harus dipikul oleh Rakyat Sulawesi Selatan di tahun ini di masa pandemi yakni berkisar 8,24 Triliun, dengan rincian kasus perampasan ruang senilai Rp165,7 Miliar, pengrusakan lingkungan mencapai angka Rp36,6 Miiar, dan Bencana ekologis sekitar Rp8,03 Triliun,” tutur Slamet Riadi di Kantor Walhi Sulsel Jalan Aroeppala sebagaimana kutip dari Walhisulsel.or.id.

Slamet menjelaskan, bahwa nilai kerugian warga tahun ini mencapai empat kali lipat dari total kerugian yang dialami Rakyat Sulawesi Selatan di tahun 2019 yakni senilai Rp2,3 Triliun.

“Ini artinya, rekomendasi perbaikan lingkungan yang kami sampaikan di tahun 2019 kepada Gubernur Sulawesi Selatan melalui Catahu diabaikan, dan akhirnya rakyatlah yang harus menanggung semuanya,” tambah Slamet lagi.

Sementara Direktur Eksekutif Walhi Sulsel, Muhammad Al Amin, yang juga hadir dalam konferensi pers mengatakan, bahwa dia sangat kecewa dengan sikap dan cara Nurdin Abdullah mengelola pemerintah dan sumber daya alam Sulawesi Selatan.

Menurut Al Amin, selama Pandemi Covid-19, rakyat mengalami kerugian yang besar akibat kerusakan lingkungan, sementara kolega dan keluarga Gubernur malah mendapat izin dan proyek yang nilai keuntungannya fantastis. Bahkan usaha dan bisnis mereka yang membuat masyarakat kehilangan ruang kelola dan penghasilan.

“Di saat rakyat harus melindungi diri dari penyebaran virus dan menyelamatkan diri, serta bertahan hidup di tengah resesi, orang-orang terdekat Gubernur malah mengerjakan proyek APBN dan Utang. Belum lagi, pengusaha tambang yang juga orang dekat gubernur bisa mengatur tender proyek milyaran,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya bersama 96.000 orang konstituen Walhi Sulsel memberi peringatan keras kepada Gubernur Sulsel, dan meminta Gubernur berhenti membuat pencitraan lalu bekerja sungguh-sungguh untuk masyarakat

“Kami juga minta agar Gubernur berhenti melibatkan kolega dan keluarga dalam mengerjakan proyek APBN/APBD. Dan segera merevisi RZWP3K Sulsel dan mencabut izin-izin usaha yang selama ini merusak lingkungan dan memiskinkan rakyat,” pungkas Al Amin.

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Luwu Utara SULSEL

Demi Keselamatan Rakyat, Pangdam XIV/Hasanuddin dan Gubernur Sulsel Bangun Tanggul Sungai Rongkong

LUWU UTARA, EDELWEISNEWS.COM – Sebagai langkah strategis dalam memperkuat mitigasi bencana banjir sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat yang selama ini terdampak luapan air sungai, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, S.T serta unsur Forkopimda Luwu Utara melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan tanggul sepanjang 200 meter di Sungai Rongkong, […]

Read more
Makassar SULSEL

Acara Pisah Sambut Mewarnai Peringatan HAN 2026 di SDN Percontohan PAM Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di SDN Percontohan PAM terasa istimewa bukan saja untuk anak-anak tetapi juga bagi warga sekolah. Anak-anak sudah memenuhi halaman sekolah yang diteduhi rimbun pohon, sebelum kepala sekolah bergabung. Fahmawati, S.Pd, Kepala UPT SPF SDN Percontohan PAM, memberikan ucapan selamat Hari Anak Nasional, yang jatuh tepat pada Kamis […]

Read more
Makassar SULSEL

Juara Bertutur Kota Makassar Tampil Perdana dan Memukau di Hari Anak Nasional 2026

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Penampilan perdana Adhisti Maitza Pranaya Ahmad, Juara I Lomba Bertutur bagi Siswa SD/MI Tingkat Kota Makassar Tahun 2026, sukses memukau pengunjung Atrium Bira, Mall Phinisi Point (PIPO) Makassar dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Kota Makassar Tahun 2026, Kamis (23/7/2026). Dengan penuh penghayatan, Adhisti membawakan cerita “Teman Baru untuk Tandampalik” yang sarat […]

Read more