Rakor Pemetaan TPS, Bupati Wajo Ajak Seluruh Pihak Sukseskan Pemilu Serentak 2024

WAJO, EDELWEISNEWS.COM – Menghadapi pemilihan umum (Pemilu) serentak 2024 mendatang, Bupati Wajo, Amran Mahmud, melontarkan seruan kepada semua pihak dan elemen masyarakat. Orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng itu meminta bersama-sama mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan nanti.

Amran menyampaikan hal itu saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu Serentak Tahun 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wajo di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Rabu (16/11/2022).

Amran menuturkan, pelaksanaan rakor ini merupakan hal penting. Semua pihak, kata dia, mesti menanamkan komitmen untuk meminimalkan potensi yang bisa mencederai seluruh tahapan Pemilu 2024.

Terlebih, nanti akan dilakukan pemilihan secara serentak, mulai pemilihan presiden (pilpres), pemilihan legislatif (pileg) tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, hingga pemilihan kepala daerah (pilkada) untuk tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Kegiatan ini merupakan upaya antisipasi dari setiap kerawanan Pemilu 2024 yang harus dicermati, baik oleh penyelenggara pemilu, khususnya kita di Kabupaten Wajo dari tingkat pemerintah kabupaten sampai kecamatan dan desa/kelurahan,” kata Amran.

Amran juga meminta kepada KPU untuk bisa mulai melakukan sosialiasi. Apalagi saat ini telah memasuki masa persiapan pembentukan badan ad hoc, panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS), penyelenggara Pemilu 2024 yang nantinya bertugas.

Amran pun mengapresiasi KPU Wajo atas pelaksanaan rakor ini.

“Kita berharap melalui kegiatan ini akan mampu mensukseskan Pemilu serentak tahun 2024 yang akan datang,” harapnya.

Sementara, Ketua KPU Wajo, Haedar menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo yang memberikan ruang untuk pelaksanaan kegiatan seperti rakor ini.

“Kami tetap berharap ke depannya akan mendapatkan dukungan ini karena masih banyak tahapan yang akan kita lalui. Dengan sering bertemu seperti ini, kita akan bisa mendapatkan lebih banyak masukan untuk perbaikan dan pembenahan ke depannya,” ujar Haedar.

Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan Data dan Informasi KPU Sulawesi Selatan (Sulsel), Aminuddin selaku narasumber, para anggota KPU Wajo, para kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Wajo, camat, kepala desa/lurah, serta undangan lainnya. (APJ)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Resmi Diluncurkan, Kota Makassar Jadi Pilot Project Nasional Gerakan Peduli Tetangga untuk Perkuat Perlindungan Sosial

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat komitmen menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif, merata, dan tepat sasaran. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) nasional dalam penguatan sistem pendataan dan pelayanan Perlindungan Sosial (Perlinsos) tahun 2026. Komitmen tersebut ditandai dengan peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Minggu (4/10/2026). Peluncuran program strategis Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini untuk memperluas jangkauan pendataan dan akses pelayanan sosial bagi masyarakat kurang mampu melalui penguatan peran masyarakat […]

Read more
Makassar SULSEL

Kuatkan Nilai Kebangsaan dan Moderasi Beragama, Andi Muh Ihsan Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Indonesia adalah negara yang majemuk, terdiri dari beragam suku, agama, ras, danantargolongan. Keberagaman ini di satu sisi merupakan kekayaan nasional yang tak ternilai, namun di sisi lain memiliki kerentanan terhadap potensi konflik sosial jika tidak dikelola dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.0 Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal […]

Read more