Pentingnya Milenial Menyiapkan Dana Darurat

JAKARTA,EDELWEISNEWS.COM – Saat ini, banyak milenial yang masih enggan menyiapkan dana darurat. Alasannya karena uang gaji yang kecil dan banyaknya kebutuhan yang mesti dipenuhi.

Padahal, dana darurat sangatlah penting mengingat dalam hidup akan selalu ada risiko yang tak terduga. Untuk itu, Anda sebenarnya perlu mendetailkan semua kebutuhan termasuk dana darurat atau pengeluaran tak terduga.

“Ada berbagai faktor yang tidak bisa kita prediksi dan bisa terjadi kapanpun sehingga mengganggu anggaran keluarga. Ketika tidak memiliki cukup dana untuk membiayainya, bisa jadi kita harus mengorbankan alokasi kebutuhan rutin atau bahkan harus berutang dengan bunga yang sangat tinggi,” kata Agency Development Manager Sequis Henry Virpi K S dalam siaran pers, Senin (29/7/2019).

“Padahal jika kita memiliki dana darurat, kondisi keuangan masih dapat terjaga. Seringkali kondisi darurat memerlukan biaya yang besar maka kebutuhan untuk dana darurat diambil dari alokasi pos anggaran masa depan,” tambah Virpi.

Itulah pentingnya menyisihkan uang untuk dana darurat. Virpi mengatakan, dana darurat idealnya berupa uang tunai atau harta yang bersifat likuid alias bisa dicairkan, sehingga bisa digunakan untuk kejadian-kejadian tak terduga.

Tapi setidaknya, kata Virpi, milenial perlu memiliki dana darurat sebesar 30 persen dari target dana darurat yang seharusnya.

” Dana darurat idealnya berupa dana tunai (cash money) atau bersifat likuid karena dana darurat akan digunakan untuk kejadian tak terduga. Setidaknya kita memiliki 30 persen dana dari target dana darurat yang seharusnya,” kata Virpi.

Selain itu, dana darurat juga dapat disiapkan dengan melihat status pernikahan. Virpi mengatakan, bagi Anda milenial yang lajang hendaknya menyiapkan 6 kali dari pendapatan.

“Misalnya, seorang lajang memiliki pengeluaran 10 juta per bulan. Maka idealnya dia harus memiliki 6 kali dari pengeluarannya, yaitu Rp 60 juta,” ujar Virpi.

“Dengan demikian, ia harus mulai mempersiapkan setidaknya 30 persen atau sekitar Rp18 juta, barulah berikutnya ia bisa berinvestasi sembari menggenapi 70 persen dari total dana darurat yang telah diperkirakan sebelumnya,” kata Henry. (kom)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jakarta Nasional

Ratusan Ribu Masyarakat Berpartisipasi dalam “War” Undangan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan. (Foto: BPMI Setpres) JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM – Antusiasme masyarakat untuk menghadiri rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, terlihat sangat tinggi. Pada hari pertama pelaksanaan perebutan undangan (war ticket) yang dibuka pada Rabu, 5 Agustus 2026, tercatat sebanyak 128.331 masyarakat mengikuti proses pendaftaran […]

Read more
Makassar Nasional News

Wali Kota Munafri Paparkan Strategi Makassar Keluar dari Krisis Sampah di Forum UCLG ASPAC

DEPOK, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan strategi komprehensif Pemerintah Kota Makassar dalam mengatasi persoalan persampahan pada kegiatan City-to-City Learning and Innovation Lab: Waste Management Practices. Forum tersebut diselenggarakan United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) di The Margo Hotel Kota Depok, Selasa (28/7/2026). Mempertemukan pemerintah daerah se-Indonesia untuk berbagi praktik […]

Read more
Jakarta Nasional News

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

JAKARTA, EDELWEISNEWS.COM — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerintahan Prabowo Subianto mendapat pengakuan positif dari masyarakat internasional. Hal ini dapat dilihat dari kunjungan Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, serta Perdana Menteri India Narendra Modi dalam waktu yang berdekatan. Kunjungan Lukashenko dilakukan pada 2-4 Juli 2026, diikuti kunjungan Wong (6 Juli), […]

Read more