Canangkan Program Satu Desa/Kelurahan Satu Hafidz, Adnan Mulai Bentuk Tim

GOWA, EDELWEISNEWS. COM – Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) semakin digenjot, salah satunya dengan melahirkan satu penghafal Alquran atau hafiz pada setiap desa/kelurahan, melalui program satu desa/kelurahan satu hafidz.

Program tersebut direncanakan mulai jalan tahun 2020 mendatang.

Hal itu diungkapkan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat memimpin rapat pembentukan tim program tersebut di Kantor PKK Gowa, Senin (26/8) siang.

“Langkah awal yang kami lakukan untuk percepatan program ini yaitu membentuk tim dengan melibatkan SKPD dalam lingkup Pemkab Gowa, untuk mendapatkan masukan terkait program ini, baik mengenai sistem belajarnya, tempatnya, hingga kriterianya,” ungkapnya.

Adnan mengatakan, program ini akan dibagi dua yakni untuk usia muda dan para imam serta guru agama. Kedua ini nantinya akan menjadi imam-imam di setiap masjid yang ada di Kabupaten Gowa.

“Jadi nantinya ini dibagi dua, untuk usia muda sendiri sebaiknya telah lulus agar tidak bermasalah dengam sekolahnya terkait batasan mungkin 30 tahun, namun untuk tahap awal kita hanya mengirim satu dulu sehingga berjumlah 167 orang,” bebernya.

Selain itu, terkait pembiayaan kata Adnan, peserta tidak dipungut biaya sepersenpun namun akan dibebankan pada dana desa/kelurahan mulai dari masuk hingga selesai. Selain itu, terkait tempat untuk jangka pendek akan dilakukan kerjasama dengan rumah-rumah tahfidz yang ada di Kabupaten Gowa seperti di Kanreapia, Taeng, Tombolopao, dan Pattallassang.

“Sebaiknya dilakukan di Gowa, karena ada beberapa tempat yang bisa dijadikan sebagai asrama,” jelasnya.

Olehnya dirinya berharap langkah awal ini bisa berjalan dengan baik, sehingga program tersebut bisa terlaksana dengan perencanaan yang matang dan melahirkan seorang hafiz yang akan mengisi seluruh masjid di Kabupaten Gowa sebagai imamnya,” harap orang nomor satu di Gowa itu.

Rapat ini turut dihadiri Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf Malaganni, Sekkab Gowa Muchlis, dan Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.(hum)

Editor : Indah Purnama Putri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bulukumba SULSEL

Melihat Indonesia dari Jejak Kekerasan yang Terus Diwariskan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM – Di negeri yang gemar merayakan slogan persatuan, kekerasan sering kali hadir sebagai bahasa yang paling fasih digunakan. Ia muncul dalam berbagai bentuk. Kadang berupa pukulan yang terlihat jelas. Kadang menjelma menjadi kebijakan, stigma, penggusuran, pembungkaman, hingga ketimpangan yang dibiarkan tumbuh tanpa pertanyaan. Indonesia hari ini sedang mempertontonkan banyak wajah kekerasan. Sebagian berlangsung […]

Read more
Makassar SULSEL

ASU PANTING : Rumah Buku SaESA Ajak Publik Menelusuri Ketakutan yang Diwariskan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Setelah Parakang berhasil memancing banyak percakapan tentang ketakutan yang hidup di tengah masyarakat, Rumah Buku SaESA kembali membuka Open Submission Gelar Zine dengan tema yang masih berjalan di lorong yang sama: ketakutan, mitos, dan cerita yang diwariskan tanpa pernah benar-benar diperiksa. Tema itu bernama: Asu Panting. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dalam […]

Read more
Makassar SULSEL

Penertiban Pallubasa Serigala Jadi Bukti Ketegasan Pemkot Makassar Kembalikan Fungsi Fasum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan aturan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) secara adil tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penertiban terhadap sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas fasilitas umum, termasuk lapak tenda Pallubasa Serigala di Jalan Serigala, […]

Read more