Hadiri Pelantikan KREKI Sulsel, Pj Gubernur Sulsel Harap Program Menyentuh Masyarakat Hingga Level Terbawah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakhrulloh menghadiri Pelantikan Pengurus Komunitas Relawan Emergensi Kesehatan Indonesia (KREKI) Wilayah Sulsel Periode 2024 – 2028, di Aula Tudang Sipulung Rujab Gubernur Sulsel, Kamis (24 Oktober 2024).

Dalam sambutannya, Prof Zudan berharap agar setelah pelantikan ini, pengurus KREKI bisa langsung bekerja dan program-programnya bisa menyentuh masyarakat di kabupaten kota. Ia juga meminta agar melatih Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), karena Satpol PP yang bertugas menjaga semua pos. 

Begitupun dengan relawan-relawan yang ada di Pramuka, hingga satuan-satuan sampai ke tingkat RT. “Relawan-relawan kita yang paling banyak itu ada di Pramuka, kemudian satuan-satuan kita baik di tingkat RT saja terlebih dahulu meski via zoom, supaya ada pengetahuan awal. Biar saya yang pimpin, dijadwalkan seluruh 24 kabupaten kota, tokoh-tokoh masyarakat nanti kita akan libatkan di zoom meeting, juga pengetahuan dasar untuk penanganan kesehatan,” ucap Prof Zudan.

Ke depan, harap Prof Zudan, KREKI akan turun ke kabupaten kota, sehingga kita melihat akan ada banyak nyawa yang akan terselamatkan jika bisa langsung turun sampai ke level yang paling bawah.

Di tempat yang sama, Ketua Umum KREKI, Sipriyantoro, menyampaikan, KREKI adalah wadah perkumpulan bagi para relawan emergensi kesehatan yang berbasis aplikasi teknologi informasi. KREKI didirikan bertepatan dengan Hari Relawan Sedunia pada tanggal 5 Desember 2018 di Jakarta.

“Kecepatan dan ketepatan pemberian pertolongan gawat darurat kepada korban oleh masyarakat sangat diperlukan. Untuk itu diperlukan sistem dan pengorganisasian yang mengintegrasikan antara keberadaan masyarakat yang membutuhkan pertolongan dengan relawan yang minimal sudah tersertifikasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk memberikan pertolongan gawat darurat dengan cepat dan tepat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina KREKI, Prof Idrus A Paturusi, menyampaikan, saat ini ada isu yang dirasa perlu ditanggapi dengan serius. Isu ini dikenal dengan nama megatrusht.

Menurutnya, megathrust ini datangnya berkala setiap 200 tahun. Dimana, akan ada bencana besar yang akan terjadi di seluruh dunia, dan akan mengakibatkan bencana yang tidak main-main.

Ia mengatakan, saat ini negara Jepang dalam persiapan pencegahan terhadap megathrust. Sedangkan di Indonesia jika melihat dari Pulau Jawa yang paling ujung yakni Pulau Nias diperkirakan paling besar dengan 9,2 skala richter.

“Kita berdoa mudah-mudahan tidak akan terjadi. Dan ini perlu kita perhatikan, karena bencana itu tidak ada yang tau, kapan dan dimana saja bisa terjadi. Terkadang ini yang menjadi kekurangan kita. Nanti ada bencana baru kita sibuk,” imbuhnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Wujud Kepedulian Ekonomi Masyarakat, Kodaeral VI Gelar Gerakan Pasar Murah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M bersama jajaran Kodaeral VI meninjau pasar murah serentak beras Bulog dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, bertempat di Halaman Primkopal Mako Kodaeral VI, Sabtu (30/8/2025). Melalui kegiatan tersebut Kodaeral VI menyalurkan beras, serta gula dan minyak goreng yang dijual dengan […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Makassar Jenguk Pegawai DPRD Korban Kebakaran di RS

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bergerak cepat mengunjungi korban pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang tengah dirawat di Rumah Sakit Grestelina, Jalan Letjend Hertasning, Makassar, Sabtu (30/8/2025) subuh sekitar pukul 05.30 Wita. Wali Kota Munafri, didampingi Sekda Makassar, Andi Zulkifly Nanda, Kepala Dinas Komunikasi dan Infromatika (Diskominfo) Kota Makassar Muhammad Roem. Mereka, […]

Read more
Makassar SULSEL

Munafri Arifuddin Melayat di Rumah Duka Fotografer DPRD Kota Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Suasana duka menyelimuti Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melayat langsung ke rumah duka salah satu pegawai Pemkot. Almarhum Ubay, fotografer DPRD Kota Makassar, yang menjadi korban insiden saat aksi demonstrasi mahasiswa berujung pembakaran Gedung DPRD Makassar pada Jumat (29/8/2025) malam. Munafri tiba di rumah duka yang berlokasi di […]

Read more