Sejumlah Dosen Gelar Gerakan Menanam Pohon di SD Inpres Kelapa Tiga 1 Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Sejumlah dosen dari berbagai kampus di Makassar, Gowa, Parepare, dan Sulawesi Barat, mengadakan kegiatan pengabdian pada masyarakat di SD Inpres Kelapa Tiga 1, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sabtu (10 Januari 2026).

Kegiatan ini diadakan dalam rangka Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon Sedunia yang jatuh pada tanggal 10 Januari, sekaligus pengimbasan untuk mewujudkan UPT SPF SD Inpres Kelapa Tiga 1 sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri.

Para dosen yang terlibat dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, yakni Dr Sri Gusty, ST, MT, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Dr Ir A Muhammad Syafar, A.Md, ST, MT,IPM, Jurusan Teknik Informatika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Makassar, Hestikah Eirene Patoding, ST, MT, Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus, Dr Ir Milawaty Waris, ST, MT, Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Titus Tandi Seno. ST, MT, Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus, dan Inriyani, ST, MT, Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie.

Juga ikut dalam kegiatan pengabdian masyarakat itu dua mahasiswa PNUP, masing-masing Ilman Rais dan A Rifaldi.

Kegiatan ini merupakan program Penerbit Arsy Media.

Meski Makassar diguyur hujan, tak menyurutkan semangat mereka yang hadir untuk terlibat dalam gerakan menanam pohon ini. Hadir antara lain Ketua Tim Adiwiyata SD Inpres Kelapa Tiga 1, H Sambi Waris, S.Pd, M.Pd, guru dan ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Malebi (Majukan Literasi Budaya dan Lingkungan).

Juga hadir Kepala UPT SPF SD Inpres Bertingkat Kelapa Tiga, Rahmahwati, S.Pd, M.Pd, Kepala UPT SPF SD Inpres Banta-bantaeng 1, Hasdiarah Kadir, S.Pd, Tim Adiwiyata SDN Rappicini, dan Ketua RT setempat.

Kepala UPT SPF SD Inpres Kelapa Tiga 1, Hj Nahidha Mallapiang, S.Pd, M.Pd menandaskan bahwa edukasi lingkungan ini perlu dilakukan karena untuk mendukung terwujudnya sekolah Adiwiyata, yang hijau dan berbudaya lingkungan.

Ditambahkan bahwa sekolah mesti punya mitra untuk berkolaborasi demi suksesnya program-program sekolah, yang merupakan cara kreatif menjawab tantangan persoalan.

Sementara itu, Dr Sri Gusty, ST, MT mengemukakan, sejumlah dosen yang hadir mengadakan kegiatan pengabdian pada masyarakat, semula merupakan komunitas penulis buku.

Namun disadari bahwa sebagai dosen, mereka bukan hanya dituntut menulis, melainkan juga punya kewajiban pengabdian pada masyarakat.

Tentu saja kegiatan pengabdian pada masyarakat itu dilakukan sesuai kebutuhan. Momennya tepat pada hari ini, yakni Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon.

Kegiatan hari ini, katanya, sebagai momentum refleksi untuk mengingatkan kita bahwa menanam pohon itu penting. Kejadian banjir, cuaca yang tidak menentu, suhu yang panas, terjadi akibat tiadanya pohon. Dengan menanam pohon akan ikut memperbaiki kualitas udara.

Apalagi di kota besar, keberadaan pohon-pohon terancam oleh beton-beton proyek insfrastruktur. Karena itu, menanam pohon mengedikasi kita bahwa pohon penting bagi lingkungan, kehidupan, juga secara ekonomi dalam jangka panjang.

SD Inpres Kelapa Tiga 1 pada tahun 2025 berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI.

Keberhasilan ini berkat dukungan para pemangku kepentingan, mulai dari guru, orangtua, siswa, masyarakat, media massa, juga perguruan tinggi.

Pengabdian pada masyarakat pernah dilakukan Dr Sri Gusty di sekolah yang berada di Jalan Bakti IV Nomor 51 Makassar itu.

Kali ini, dosen yang sudah menerbitkan sejumlah buku tersebut kembali mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Edukasi Ekologis dan Praktik Penanaman Pohon sebagai Media Pembelajaran Lingkungan di Sekolah”.

Kegiatan ini dalam rangka Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon Sedunia, 10 Januari 2026, sekaligus kegiatan pengimbasan untuk mewujudkan UPT SPF SD Inpres Kelapa Tiga 1 sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Antrean BBM Mulai Longgar, Disdik Makassar Kembalikan Siswa TK-SMP ke Sekolah Mulai Besok

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, lewat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar kembali memberlakukan pembelajaran secara luring atau tatap muka bagi seluruh murid jenjang TK, SD, dan SMP mulai Rabu, 16 September 2026. Kebijakan tersebut ditetapkan menyusul kondisi distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Makassar yang dinilai mulai perlahan stabil atau longgar. […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Pangdam XIV/Hsn Tegaskan BMN Tak Boleh Salah Kelola, Harus Tertib dan Akuntabel

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana, S.E menerima sekaligus membuka kegiatan Satgas Penatausahaan Pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) di Lingkungan Unit Organisasi Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI Sesi III tahun 2026 di Wilayah Kodam XIV/Hsn. Satgas ini dipimpin oleh Inspektur I Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemhan, Brigjen TNI Heru Purwanto, […]

Read more
Makassar SULSEL

Pasar Pabaeng Baeng Makassar Bakal Disulap Jadi Venue Festival Pasar Rakyat

MAKASSAR, EDELWEISNEW.COM – Pasar Pabaeng Baeng, Makassar, bakal tampil berbeda pada November mendatang. Adira Finance bersama Sokoguru Media UMKM Indonesia akan menggelar Festival Pasar Rakyat selama dua hari dengan menghadirkan berbagai kegiatan untuk pedagang dan masyarakat. Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk menghidupkan […]

Read more