Pojok Buku Sastra Meramaikan FTMI XIX SINKRETIS UNISAD di Soppeng

SOPPENG, EDELWEISNEWS COM – Festival Teater Mahasiswa Indonesia (FTMI) XIX yang digelar Unit Kegiatan Mahasiswa Serikat Seni Kreatif Universitas As’adiyah (SINKRETIS) Sengkang berlangsung sejak 17 hingga 21 Januari 2026 di Gedung Serbaguna La Patau, Soppeng. Festival ini mempertemukan kelompok teater mahasiswa dari berbagai kampus se-Sulawesi Selatan dan Barat.

FTMI XIX tidak hanya menjadi ajang pertunjukan karya, tetapi juga ruang refleksi keberlanjutan Teater Kampus (Terkam) sebagai praktik seni yang terus bergerak di tengah dinamika mahasiswa. Sejumlah agenda digelar, mulai dari karnaval, pentas teater, workshop, rembug FTMI, seminar budaya, hingga malam penganugerahan.

SINKRETIS UNISAD selaku tuan rumah menegaskan komitmennya menjaga keberlangsungan festival meski dihadapkan pada keterbatasan.

“Walau dengan modal nekat, kami membuktikan bahwa SINKRETIS tidak pernah redup oleh kreativitas,” kata Ali, salah satu panitia inti FTMI XIX.

Menurut Ali, pelaksanaan FTMI diharapkan memberi dampak berkelanjutan, khususnya bagi regenerasi teater kampus di lingkungan Universitas As’adiyah.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi pemantik semangat bagi generasi berikutnya,” ujarnya.

Di sela pertunjukan teater, Pojok Buku Sastra (PBS) turut ambil bagian dengan membuka lapak buku. PBS menghadirkan berbagai buku teater serta literatur budaya lokal Sulawesi Selatan, memperluas ruang diskusi antara seni pertunjukan dan dunia literasi.

“Buku dan teater tidak bisa dipisahkan. Setiap pertunjukan lahir dari naskah yang dibaca dan dipelajari,” ujar Bahar Merdu, dewan juri FTMI XIX sekaligus pengelola Pojok Buku Sastra.

Kehadiran PBS menegaskan posisi buku sebagai medium penting dalam proses kreatif teater. Festival ini menjadi ruang temu antara teks dan panggung—antara gagasan yang dibaca dan ekspresi yang dipentaskan.

Menutup rangkaian kegiatan, Ali berharap FTMI tidak berhenti sebagai seremoni tahunan.

“Semoga festival ini tidak membeku, tetapi terus mengalir dengan kreativitas baru dan kembali pada esensi pertunjukan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Makassar Tembus 5 Besar Dunia, Program RISE Raih Penghargaan Internasional di New York

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Kota Makassar terus menunjukkan laju kemajuan yang signifikan dan terarah. Berbagai terobosan pembangunan yang dijalankan tidak hanya berdampak di tingkat lokal, tetapi juga mulai mendapat perhatian dunia internasional. Terbaru, Kota Makassar berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk sebagai salah satu dari lima kota terpilih […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Makassar Dorong Kader HMI Jadi Pemimpin Tangguh dan Kritis Hadapi Tantangan Zaman

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan arahan sekaligus motivasi kepada peserta Intermediate Training atau Latihan Kader II (LK2) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat Tamalate Cabang Makassar yang digelar di Balai Kota Makassar, Sabtu (24/1/2026). Dalam arahannya, Munafri menekankan pentingnya peran mahasiswa dan pemuda dalam merespons berbagai isu strategis yang berkembang saat […]

Read more
Makassar SULSEL

Alumni Australia asal Makassar Dr. Muhammad Roem Raih Emerging Leader Award dari KonsulatJenderal Australia

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kiprah dan dedikasi putra daerah Makassar di kancah internasional kembali mendapat pengakuan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, S.STP., M.Si dinobatkan sebagai Winner of the Emerging Leader Award oleh Konsulat Jenderal Australia. Dr. Muhammad Roem adalah alumni Australia asal Makassar, kini meraih Emerging Leader Award. Penghargaan tersebut […]

Read more