MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan, masa bakti 2026-2031, sudah berlalu beberapa pekan. Namun, kenangan pada momen pelantikan itu masih lekat dalam ingatan AB Iwan Azis.
“Nama saya disebut pada urutan kelima oleh MC, saat diundang untuk pelantikan,” kisah Iwan Azis semringah.
Iwan Azis berbagi cerita ketika dia tengah ngobrol dengan Rigo Koeswoyo, aktivis pemuda yang juga pengusaha reklame, dan Rusdin Tompo, penulis dan penggiat literasi di Warkop Azzahrah, Mirah Seruni, Rabu (28 Oktober 2026).
Pria yang di tahun 2026 ini genap berusia 80 tahun tersebut, merasa mendapat apresiasi bisa menjadi bagian dari kepengurusan periode ini.
“Hampir dalam setiap periode, saya masuk dalam kepengurusan PWI,” kata pengusaha reklame yang pernah bergabung di SKM Barata Minggu, sekaligus sebagai agen koran tersebut di Makassar.
Pelantikan pengurus PWI Sulawesi Selatan, periode 2026-2031, diadakan di Ballroom Sandeq, Hotel Claro, Makassar, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dalam sambutan pelantikannya menekankan pentingnya pers yang profesional, merdeka, bermartabat dan menjunjung tinggi etika. Menurut Cak Munir, begitu ia akrab disapa, pers tidak akan pernah mati, sepanjang wartawan menjaga mutu dan integritas, di mana tanggung jawab itu diemban oleh organisasi pers, seperti PWI.
Mereka yang dilantik, Ketua PWI Sulawesi Selatan, periode 2026-2031, Suwardi Thahir, Sekretaris, Amrullah Basri Gani, Bendahara, James Wehantouw, yang didukung bidang organisasi, bidang pendidikan, bidang kesejahteraan, bidang kerja sama, bidang multimedia dan IT, bidang pengelolaan aset, serta bidang hukum.
Ada pula pengurus yang menduduki posisi pada seksi wartawan olahraga, seksi wartawan pertahanan dan keamanan, serta PWI Peduli.
Sementara Pengurus Dewan Kehormatan PWI Sulawesi Selatan, dipimpin M Dahlan Abubakar sebagai Ketua, FAS Rahmat, Sekretaris, dengan anggota masing-masing Faisal Palapa, Ismail Asnawi, dan Herry Kontessa.
AB Iwan Azis berada pada jajaran Dewan Penasihat yang diketuai Syamsu Nur dengan Ardhy M Basir sebagai Sekretaris.
Nama-nama lain, sebagai anggota, yang berada di Dewan Penasihat adalah Ronald Ngantung, Laode Arumahi, Yonathan Mandiangan, Andi Patarai Wawo, Andi Maskarma, Umar Arif Ruhma, Ibrahim Manisi, Nur Syamsu Sultan, Sofrani Razak, Mustari Bella, dan Moh Natsir Amka.
Ada pula Dewan Pakar, dengan Ketua, Prof Dr Muhammad Akbar, dan Prof Dr Mas’ud Muhammadiyah sebagai Sekretaris.
Iwan Azis lalu memperlihatkan foto saat sejumlah pengurus PWI Sulawesi Selatan yang baru dilantik berfoto dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
“Kalau dilihat saya di antara orang-orang di foto ini, sepertinya saya masih berusia 60 puluhan,” katanya sambil terkekeh. (*)

