MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di SDN Percontohan PAM terasa istimewa bukan saja untuk anak-anak tetapi juga bagi warga sekolah. Anak-anak sudah memenuhi halaman sekolah yang diteduhi rimbun pohon, sebelum kepala sekolah bergabung.

Fahmawati, S.Pd, Kepala UPT SPF SDN Percontohan PAM, memberikan ucapan selamat Hari Anak Nasional, yang jatuh tepat pada Kamis (23 Juli 2026) ini. Ibu Fahma, sapaan akrabnya, kira-kira baru sebulan menjadi nakhoda di sekolah yang beralamat di Jalan Dr Sam Ratulangi No 13B Kompleks PDAM Makassar tersebut.
Setelah itu, ia mengundang Burhanuddin Thalib, S.Pd, yang seketika mendapat tepuk tangan meriah oleh anak-anak. Pak Bur, begitu sapaan akrabnya, merupakan Kepala SDN Percontohan PAM sebelumnya. Ia kini diberi amanah baru sebagai Kepala SDN Mangkura 3.

Kepada anak-anak Pak Bur memberi nasihat dan motivasi agar rajin belajar dan terus meningkatkan prestasi yang sudah diraih.
Acara pisah sambut yang berlangsung sederhana bersama anak-anak ini, terasa hangat dan akrab. Anak-anak berbaris untuk menyalami Pak Bur, yang sudah memimpin sekolah itu selama 10 tahun.
Beberapa anak membawa bunga dan menyerahkannya kepada Pak Bur. Ada pula yang menyerahkan lembaran kertas berisi ucapan terima kasih kepada kepala sekolahnya yang dinilai sangat bijak tersebut.

Acara pisah sambut berlanjut di aula yang berada di lantai dua. Acara ini diinisiasi oleh orangtua siswa yang tergabung dalam Komite Sekolah SDN Percontohan PAM.
Rupanya, acara ini sebagai persembahan terima kasih kepada Burhanuddin Thalib, yang pada tanggal 23 Juli ini, juga berulang tahun yang ke-54.
Fahmawati menyampaikan, selama Pak Bur memimpin di SDN Percontohan PAM selama satu dekade atau kurang lebih 3.650 hari, tentu meninggalkan banyak jejak yang positif.
Acara pisah sambut ini, katanya, sebagai bukti cinta atas dedikasi dan pengabdian yang tulus diberikan. Fahmawati mengucapkan terima kasih, karena Pak Bur sudah meletakkan fondasi yang baik.
Menurutnya, untuk mengubah wajah sekolah itu mudah, kalau hanya secara fisik. Namun, tantangannya bagi sekolah bukan cuma fisik, melainkan bagaimana membangun karakter anak-anak agar lebih baik.
Fahmawati optimis, dengan dukungan guru-guru dan orangtua, apa yang sudah dilakukan Pak Bur dapat terus dilanjutkan, bahkan ditingkatkan lagi.
Ketua Komite SDN Percontohan PAM, Edy, SE, mengungkap acara ini terlaksana atas inisiatif orangtua siswa. Mewakili orangtua, dia mengaku merasa kehilangan.
Kepengurusan komite sekolah yang dipimpin Edy baru terbentuk sekira 5-6 bulan. Namun, mereka berkomitmen akan memperkuat kolaborasi dan sinergitas dengan sekolah agar SDN Percontohan PAM menjadi terdepan, sebagaimana tagline sekolah.
Karena komite dan sekolah merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, yang perlu selalu bekerja sama dengan baik.
Hj. Supriani, S.Pd, sebagai perwakilan guru, yang memberikan kesan dan pesan mengakui bahwa Pak Bur meninggalkan banyak kebaikan. Menurutnya, Pak Bur adalah seorang motivator yang selalu memberi semangat. Dia juga orang yang sangat bijaksana.
Momen peringatan HAN di SDN Percontohan PAM ini, juga dimanfaatkan dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara SDN Percontohan PAM dengan komunitas LISaN, tentang penguatan Gerakan Literasi Sekolah dan pengembangan program inovasi.
Pendiri LISaN, Rusdin Tompo, yang juga dikenal sebagai penulis dan penggiat literasi, mengaku senang akan menjadi bagian dari SDN Percontohan PAM, dalam memajukan literasi dan kreativitas bersama anak-anak, serta pendidikan di Kota Makassar. (*)
Editor : Jesi Heny
