Adnan Akan Menjadikan Road Race sebagai Agenda Tahunan

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat melepas peserta Road Race A’Kio di Malino, Minggu (15/3).

GOWA, EDELWEISNEWS.COM – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan akan menjadikan Road Race sebagai event tahunan. Hal ini disampaikan Bupati Adnan saat menghadiri Road Race di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Minggu (15/3/2020).

“Insya Allah Road Race ini akan menjadi event tahunan untuk kita semuanya. Doakan juga mudah-mudahan kedepannya Kabupaten Gowa bisa memiliki sirkuit,” kata Adnan.

Adnan mengapresiasi pelaksanaan Road Race tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bisa menyemarakkan dan menggelorakan kembali kegiatan road race untuk wilayah Kabupaten Gowa maupun Sulawesi Selatan secara keseluruhan.

“Kegiatan ini bukan hanya balapannya saja, tetapi merupakan ajang silaturahmi untuk mempererat hubungan emosional diantara kita semua. Mudah-mudahan dari road race ini akan lahir bibit-bibit yang unggul, yang akan membawa Kabupaten Gowa dan Sulawesi Selatan serta Indonesia di masa yang akan datang,” ujar Adnan.

Tak hanya itu, road race tambah Adnan juga akan mendukung upaya pemerintah kabupaten untuk menjadikan Malino sebagai destinasi pariwisata unggulan yang ada di Sulawesi Selatan.

“Kita harapkan tahun ini akan tuntas penyelesaian pelebaran jalan untuk naik ke Malino, dan akan ditambah sekitar 15 hingga 17 kilometer yang sisa belum dilebarkan dan belum diaspal. Mudah-mudahan tahun ini akan selesai dan ini akan menambah semaraknya Kota Malino yang kita cintai bersama ini,” tambahnya

Hal senada juga disampaikan Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz MK. Ia berharap road race seperti ini tidak hanya menjadi agenda tahunan tetapi juga dapat ditingkatkan menjadi seri nasional bahkan internasional.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat cocok dilaksanakan di Malino, karena Malino salah satu destinasi wisata Kabupaten Gowa. Ia menganggap event-event seperti ini tentunya bisa memperkenalkan secara luas Malino sebagai destinasi wisata nasional dan wisata kebanggaan Gowa.

“Kegiatan ini juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat kami dengan hadirnya peserta-peserta dari luar Gowa. Selain itu, tentunya bisa melahirkan atlit-atlit lokal Malino untuk bisa lebih baik lagi ke depan,” kata Andry.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Andi Kasim Alwi menyebutkan, road race diikuti sebanyak 320 rider berasal dari berbagai daerah di Sulawesi. Seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat bahkan Papua.

Direktur Gowa Otomotif Club ini juga mengaku bersyukur, karena kegiatannya tersebut mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gowa, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Gowa serta Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong.(*)

Editor : Solfiah Echa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Setelah Jalan Hertasning, Aroepala Segera Dikerjakan, Didahului Pengerjaan Drainase

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus memperkuat pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu prioritas utama di bawah kepemimpinan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Salah satu fokus utama berada pada ruas Jalan Hertasning dan Jalan Aroepala di Kota Makassar yang masuk dalam Paket 1 skema Multi Years […]

Read more
Sidrap SULSEL

Pelantikan Pengurus JMSI Sidrap Dihadiri Bupati Syaharuddin Alrif

SIDRAP, EDELWEISNEWS.COM – Pelataran Monumen Ganggawa, Pangkajene, menjadi saksi sejarah baru bagi ekosistem media siber di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Di bawah langit cerah pada Minggu (29/3/2026), Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sidrap periode 2026-2031 resmi dilantik untuk memperkuat pilar demokrasi di daerah berjuluk “Bumi Nenek Mallomo” tersebut. Prosesi pelantikan ini dipimpin […]

Read more
Artikel SULSEL Takalar

Rusdin Tompo: Literasi Perubahan Iklim dan Positive Journalism

Oleh : Rusdin Tompo (Penggiat Sekolah Ramah Anak, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Fenomena anak-anak yang ke sekolah membawa mini fan, kelas yang menggunakan kipas angin atau air conditioner (AC), sekolah yang diliburkan akibat kebanjiran dan cuaca ekstrem, sesungguhnya bisa menjadi pintu masuk bagi pembelajaran terkait perubahan iklim. Sebab, fenomena alam yang telah menjadi isu […]

Read more