Aliansi Perjuangan Masyarakat Tana Luwu Gelar Aksi di Palopo, Desak Dukungan Pemekaran Provinsi Luwu Raya

PALOPO, EDELWEISNEWS.COM — Aliansi Perjuangan Masyarakat Tana Luwu kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan menurunkan puluhan mahasiswa ke jalan. Aksi demonstrasi tersebut berlangsung di lampu merah Gaspa, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/2026).

Dalam aksi tersebut, massa membakar sejumlah ban bekas sebagai bentuk protes atas lambannya respons pemerintah terhadap tuntutan pemekaran Provinsi Luwu Raya. Aksi pembakaran ban sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar lampu merah Gaspa, sehingga terjadi perlambatan kendaraan dari berbagai arah.

Massa aksi secara bergantian menyampaikan aspirasi melalui pengeras suara. Mereka menegaskan bahwa pemekaran Provinsi Luwu Raya merupakan kebutuhan mendesak demi pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta keadilan bagi masyarakat Tana Luwu yang selama ini dinilai terpinggirkan.

Usai berorasi di Lampu merah Gaspa, para demonstran kemudian melakukan long march dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 200 meter menuju lampu merah Istana Kedatuan Luwu. Aksi tersebut dilakukan sebagai simbol tuntutan agar pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan tidak lagi menutup mata terhadap aspirasi rakyat Tana Luwu.

Jenderal Lapangan aksi, Rahmat Sharti menyampaikan, bahwa massa berharap seluruh kepala daerah se-Tana Luwu berani menyatakan sikap secara terbuka dan memberikan dukungan nyata terhadap pembentukan Provinsi Luwu Raya. Menurutnya, dukungan politik dari kepala daerah menjadi kunci penting untuk mendorong realisasi Daerah Otonomi Baru (DOB).

Sementara itu, Wakil Jenderal Lapangan Muh. Yahya M menegaskan, bahwa aksi ini merupakan bagian dari rangkaian perjuangan yang akan terus dilakukan hingga pemerintah menunjukkan komitmen konkret. Ia menekankan bahwa gerakan ini lahir dari kegelisahan rakyat dan akan terus membesar jika tuntutan tersebut diabaikan.

Aliansi Perjuangan Masyarakat Tana Luwu menyatakan akan terus dan mengkonsolidasikan kekuatan rakyat dan mahasiswa untuk aksi di 23 Januari 2026, sebagai bentuk tekanan politik demi terwujudnya Provinsi Luwu Raya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Semarak HUT ke-81 RI, Kapolda Sulsel Kibarkan Bendera Merah Putih di Wilayah Kepulauan Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih di wilayah kepulauan Kota Makassar, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., bertempat di wilayah pesisir Pulau Barang Caddi, Kota Makassar. […]

Read more
Soppeng SULSEL

Mengakar pada Kearifan, Berkibar dengan Ilmu Pengetahuan, Jadi Tema Haul ke-8 Andi Mustari Pide

SOPPENG, EDELWEISNEWS.COM – “Hari ini kita hadir bukan sekadar untuk mengenang seseorang yang telah berpulang. Haul adalah momentum untuk membuka kembali lembaran kehidupan almarhum, mengambil hikmah dari perjuangannya, dan meneruskan nilai-nilai baik yang pernah beliau tanamkan,” demikian disampaikan Prof. Dr. Suriyaman Mustari Pide, SH, MH, pada Kamis malam (13 Agustus 2026). Bangsawan Bugis Malam itu, […]

Read more
Makassar SULSEL

Hadiri Upacara 17-an, Ada Lagu Iwan Fals di Gubernuran Sulawesi Selatan

Oleh: Rusdin Tompo (Komisioner KPID Sulawesi Selatan, 2007-2010, dan 2011-2014) Tanggal 17 Agustus 2026 ini, usia Republik Indonesia sudah 81 tahun. Selain pesta rakyat yang menggelar lomba-lomba khas 17-an, salah satu yang saya suka ikuti, adalah Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, dari Istana Merdeka, yang disiarkan melalui stasiun TV. Itu acara kenegaraan yang […]

Read more