Andi Muh. Ihsan Dorong Penguatan Ketahanan Sosial Berbasis Kearifan Lokal untuk Menjaga NKRI di Sulawesi Selatan

BLUKUMBA, EDELWEISNEWS COM — Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Andi Muh. Ihsan, perwakilan Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan tema “Memperkuat NKRI melalui Ketahanan Sosial dan Kearifan Lokal di Sulawesi Selatan”, pada 12 Desember 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat persatuan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, kepulauan, dan pedalaman, dalam menghadapi berbagai tantangan sosial kebangsaan.

Dalam kegiatan tersebut, Andi Muh. Ihsan menegaskan bahwa ketahanan sosial merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, masyarakat pesisir, nelayan, petani, serta komunitas di wilayah kepulauan dan pedalaman memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai kebangsaan harus dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakter sosial dan budaya masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Andi Muh. Ihsan menyampaikan bahwa kearifan lokal Sulawesi Selatan seperti nilai kebersamaan, gotong royong, dan musyawarah merupakan modal sosial yang sangat kuat dalam memperkuat ketahanan masyarakat.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan Pancasila dan dapat menjadi benteng dalam menangkal konflik sosial, penyebaran hoaks, serta politik identitas yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh nelayan, petani, komunitas pesisir, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Melalui dialog interaktif, peserta diajak untuk lebih kritis dalam menyikapi informasi yang beredar serta aktif menjaga harmoni sosial di lingkungan masing-masing.

Tokoh agama dan tokoh masyarakat juga didorong untuk terus menjadi penyejuk dan teladan dalam membangun persaudaraan serta toleransi.

Melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, Andi Muh. Ihsan berharap nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan ketahanan sosial yang kuat dan berakar pada budaya lokal, masyarakat Sulawesi Selatan diharapkan mampu menjaga persatuan, memperkokoh NKRI, dan berkontribusi dalam menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan berkeadaban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Munafri Tepati Janji Politik, Beban Warga Diringankan, 9.307 KK Tamalate Bebas Iuran Sampah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmennya merealisasikan janji politik kepada masyarakat melalui perluasan program pembebasan iuran atau retribusi sampah gratis. Komitmen itu kembali ditegaskan Munafri saat menghadiri Pesta Rakyat Kecamatan Tamalate yang digelar di Vinue CPI, Minggu (6/9/2026) malam. “Program iuran sampah gratis merupakan salah satu bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, […]

Read more
Makassar SULSEL

Tercatat 5.123 KK Penerima Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Panakkukang

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Program iuran sampah gratis yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus diperluas. Kebijakan yang menjadi salah satu bentuk keberpihakan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi kepada masyarakat itu kini menyasar lebih banyak warga di Kecamatan Panakkukang. Camat Panakkukang, Syahril, mengatakan ribuan kepala keluarga (KK) di wilayahnya telah menikmati pembebasan iuran sampah. […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Hari Jadi ke-81 TNI AL, Kodaeral VI Gelar Baksos dan Bakkes “Aku Cinta Laut” di Pelabuhan Paotere Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Semangat peringatan Hari Jadi ke-81 TNI Angkatan Laut diwujudkan secara nyata oleh Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI). Bertempat di Pelabuhan Rakyat Paotere Makassar, Kodaeral VI menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) bertajuk “Aku Cinta Laut”, Minggu (6/9/2026). Acara ini dibuka langsung oleh Komandan Kodaeral VI (Dankodaeral VI) […]

Read more