Andi Muh. Ihsan Tekankan Penguatan Nilai Pancasila Melalui Budaya Lokal Sulawesi Selatan

BULUKUMBA, EDELWEISNEWS.COM— Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Andi Muh. Ihsan, perwakilan Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan mengangkat tema “Penguatan Nilai Pancasila dalam Budaya Lokal Sulawesi Selatan”.

Kegiatan ini bertujuan untuk meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan kearifan lokal yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Sulawesi Selatan.

Dalam sosialisasi tersebut, Andi Muh. Ihsan menegaskan bahwa nilai-nilai budaya lokal seperti Sipakatau (saling memanusiakan), Sipakalebbi (saling menghormati), dan Sipakainge (saling mengingatkan) memiliki keselarasan yang kuat dengan nilai-nilai Pancasila.

Menurutnya, integrasi antara Pancasila dan kearifan lokal menjadi strategi penting dalam memperkuat karakter kebangsaan sekaligus mencegah berkembangnya paham radikalisme, intoleransi, dan potensi disintegrasi sosial di tengah masyarakat.

Sosialisasi ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, hingga mahasiswa.

Melalui dialog yang interaktif dan partisipatif, peserta diajak untuk memahami bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang relevan dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Muh. Ihsan juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tokoh adat dan tokoh masyarakat diharapkan dapat menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai kebangsaan, sementara generasi muda didorong untuk berperan aktif sebagai agen perubahan yang menyebarkan semangat Pancasila melalui pendidikan, aktivitas sosial, serta pemanfaatan media digital secara positif.

“Saya berharap nilai-nilai Pancasila yang terintegrasi dengan budaya lokal Sulawesi Selatan dapat terus hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Dengan demikian, Pancasila tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi benar-benar diamalkan sebagai landasan dalam membangun masyarakat yang rukun, adil, dan berkeadaban,” pungkas Andi Ihsan dalam sosialisasi yang digelar di Bulukumba 12 Desember 2025 lalu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Diskominfo Sulsel : Jasa Konten Kreator untuk Tarik Wisatawan dan Peluang Investasi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan persandian (Kominfo-SP) Sulsel menjelaskan, bahwa anggaran Rp 1,08 Miliar untuk membayar jasa konten kreator bertujuan mendorong promosi pariwisata dan peluang investasi.  Hal itu ditegaskan oleh Plt. Kepala Diskominfo-SP Sulsel, Muhammad Salim Basmin. Ia membenarkan anggaran itu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Sulsel pada APBD tahun 2025. […]

Read more
Makassar SULSEL

Gubernur Sulsel Ungkap Perkembangan Preservasi Jalan Ruas Makassar-Gowa dan Takalar Capai 26 Persen

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman membeberkan update progres pelaksanaan program Multiyears Project (MYP) di sektor infrastruktur jalan hingga Jumat (17/4/2026). Program strategis provinsi untuk tahun 2025-2026 ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan konektivitas antar-wilayah di Sulawesi Selatan. Andi Sudirman menjelaskan, saat ini penanganan pengaspalan jalan khususnya yang masuk dalam Paket 2 […]

Read more
Agama Makassar Maros SULSEL

Perwakilan Makassar Berkibar di MTQ Maros, 31 Kafilah Masuk Final Siap Rebut Juara Umum

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM— Kontingen Kota Makassar menunjukkan performa gemilang pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Maros, 10–19 April 2026. Dibawa pengawalan langsung Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Makassar, Mohammad Syarief, sebanyak 31 peserta kafilah Kota Makassar berhasil melaju ke babak final setelah melalui proses […]

Read more