Beban Warga Makin Ringan, 2.432 KK Kecamatan Makassar Sudah Nikmati Iuran Sampah Gratis

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Program iuran sampah gratis yang digaungkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi terus diperluas dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Pesta Rakyat Kecamatan Makassar, Senin (7/9/2026).

Kegiatan yang digelar pemerintah kecamatan tersebut dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai kelurahan di Kecamatan Makassar. Dalam kesempatan itu, Appi memaparkan capaian program pembebasan iuran sampah yang telah berjalan di Kecamatan Makassar.

Berdasarkan pendataan pemerintah, ribuan rumah tangga di wilayah tersebut telah mendapatkan fasilitas pembebasan iuran sampah.

“Di Kecamatan Makassar misalnya, ada 548 rumah tangga yang sudah menikmati program Pemerintah Kota Makassar untuk iuran sampah gratis dengan daya listrik 450 volt ampere (VA),” kata Appi.

Sementara itu, untuk pelanggan dengan daya listrik 900 VA, jumlah penerima program tercatat sebanyak 1.884 kepala keluarga (KK).

Tidak berhenti pada pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA, Pemkot Makassar juga tengah melakukan kajian untuk memperluas cakupan penerima hingga masyarakat dengan daya listrik 1.300 VA.

Appi menyebut, berdasarkan pendataan terakhir, terdapat lebih dari 1.400 KK atau rumah tangga di Kecamatan Makassar yang berpotensi mendapatkan pembebasan iuran sampah untuk kategori daya listrik 1.300 VA.

“Untuk KWH 1.300, terakhir sesuai laporan Kecamatan Makassar ada 1.400 lebih KK atau rumah di Kecamatan Makassar yang berpotensi gratis,” tuturnya.

“Kalau dihitung -hitung, jumlah totalnya penerima manfaat program iuran sampah gratis mencapai 3.832 KK,” sambung Munafri.

Menurut Appi, pembebasan iuran sampah untuk masyarakat dengan daya listrik 450 VA hingga 900 VA telah diterapkan sejak tahun 2025.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi Pemkot Makassar untuk mengurangi beban pengeluaran rutin masyarakat.

Untuk tahun 2016 ini, pemerintah kota berencana memperluas kebijakan tersebut dengan menyasar masyarakat yang menggunakan daya listrik hingga 1.300 VA.

“Sekarang proses kajian untuk penambahan pembayaran sampah secara gratis. Kalau selama ini dengan KWH 450 sampai 900 itu sudah digratiskan dari tahun lalu,” katanya.

“Dan tahun ini Pemerintah Kota Makassar akan menambah lagi dengan daya 900 sampai dengan 1.300,” sambung mantan CEO PSM itu.

Appi menegaskan, perluasan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat, khususnya dalam mengurangi beban pembayaran kewajiban bulanan.

Ia berharap kebijakan tersebut dapat terus dimaksimalkan sehingga semakin banyak rumah tangga yang memperoleh manfaat pembebasan iuran sampah.

“Artinya ini semua kita akan maksimalkan untuk memastikan kepada masyarakat bahwa beban-beban bulanan ini kita akan hilangkan dengan melalui mengurangi apa yang namanya pembayaran kewajiban-kewajiban setiap tahun,” tutur Appi.

Namun, di sisi lain, Appi mengingatkan bahwa pembebasan iuran sampah harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan kota yang nyaman. Partisipasi masyarakat dari tingkat paling kecil menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan lingkungan.

“Yang ingin saya sampaikan kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Makassar ini pemilhan sampah, menjaga kota ini dengan baik karena kita semua yang terlibat di dalamnya untuk menjaga lingkungan,” imbuh Ketua IKA FH Unhas itu.

Appi menilai, program iuran sampah gratis bukan berarti masyarakat kehilangan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.

Sebaliknya, kebijakan tersebut harus menjadi momentum untuk mendorong masyarakat semakin aktif memilah, mengurangi, dan mengelola sampah dari rumah.

Ia juga menyampaikan kondisi Kota Makassar yang dinilai semakin kondusif dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Hari ini alhamdulillah keadaan lebih kondusif daripada bulan sebelumnya,” pungkasnya.

Kegiatan, pesta Rakyat Kecamatan Makassar tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Sekda Makassar Andi Zulkifly Nanda, tim ahli, sejumlah kepala SKPD, camat, serta para lurah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL TNI / POLRI

Kapolda Sulsel Kumpul Bersama Masyarakat, Dengarkan Aspirasi dan Perkuat Kepedulian Kamtibmas

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H didampingi Pejabat Utama Polda Sulsel, menggelar kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat di Hotel Grand Puri Perintis, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing. Kegiatan dihadiri […]

Read more
Makassar SULSEL

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program beasiswa untuk siswa dari kalangan keluarga kurang mampu sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. Program melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlanjutan pendidikan anak, di tengah maraknya tawuran antarkelompok yang […]

Read more
Makassar SULSEL

Menulis Sejarah Rakyat sebagai Sebuah Gerakan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – “Sejarah itu bukan hanya yang ada di buku-buku pelajaran, yang kita pelajari di kampus dan sekolah. Namun juga kisah orang-orang biasa, yang ditulis berdasarkan pengalaman dan ingatannya,” jelas Ferdhiyadi, salah seorang Tim Historiografi Rakyat. Ferdhy, begitu dosen Sosiologi UNM itu akrab disapa, berbicara dalam kegiatan Bincang Buku Historiografi Rakyat: Tanah, Tubuh, dan […]

Read more