Bedah Buku Berjudul “Sistem Pangngaderreng dalam Latoa dengan Sistem Syariat Islam” Dihadiri Cendekiawan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Beberapa Profesor dan Doktor mengikuti penuh hikmah kegiatan Bedah Buku yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan Makassar. Bedah buku dengan judul “Sistem Pangngaderreng dalam Latoa dengan sistem Syariat Islam” tersebut berlangsung di Hotel Golden Tulip Essential Makassar, Kamis (31/10).

Acara yang dibuka oleh Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Takdir Alim Bahrie diikuti hampir 200 peserta atau melebihi target/ kuota sehingga ada beberapa peserta yang duduk melantai.

Bedah buku yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan Kota Makassar adalah kegiatan rutin tahunan, sebagai wujud memberikan wadah bagi para penulis dan apresiasi atas terbitan daerah khususnya yang bernilai sejarah, budaya/ kearifan lokal di Sulawesi Selatan dan Kota Makassar. Selain itu, yang terpenting sebagai upaya membina kegemaran membaca di tengah-tengah masyarakat.

Buku yang dibedah telah melalui proses penilaian dari Bidang Pengembangan Koleksi dan Pelestarian Bahan Perpustakaan beserta Pustakawan. Buku yang dibedah kali ini adalah karya Prof. Dr. Hj. Andi Rasdiyanah dengan judul Sistem Pangngaderreng dalam Latoa dengan Sistem Syariat Islam. Pangngaderreng sebagai pandangan hidup orang Bugis seyogyanya terpatri dalam kehidupan keseharian masyarakat inilah yang diharapkan penulis.

Prof. Dr. Ahmad M. Sewang, MA selaku pembedah tunggal buku ini mengatakan, bahwa Pangngaderreng yang merupakan wujud kebudayaan masyarakat Bugis mulanya ada 4 unsur, kemudian disempurnakan menjadi 5 yakni berupa Adek, Watik, Bicara, Rampang dan Sarak.

“Masuknya Sarak/ Islam tidak menimbulkan pertentangan di masyarakat Bugis, malahan saling melengkapi. Olehnya itu, mengapa agama Islam mudah diterima dan berkembang cepat di Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Seluruh peserta terlihat hening dan menyimak dengan serius pemaparan penulis yang terbata-bata namun terlihat lembut dengan usianya 85 tahun. Suasana tambah khusuk, sebab di pengantar bedah buku diawali musikalisasi puisi oleh Kak Madia Gaddafi tim Dongkel Perpusling. Namun suasana serius diselingi juga canda tawwa dari pembedah dan peserta yang bertanya. Nada bicara penulis pun sempat naik saat menanggapi salah satu peserta yang mengatakan bahwa perempuan boleh dibohongi oleh suami. “Ia mengatakan tidak segampang itu perempuan dibohongi, karena perempuan punya naluri tersendiri dan bisa melacak”. Sontak disambut gelak tawa seluruh peserta.

Dipenghujung acara pembedah buku memberikan sumbangan buku sebanyak 9 judul kepada Perpustakaan Kota Makassar. Sebaliknya, Kepala Bidang Layanan dan TI, Fadli Tahar menyerahkan plakat/ cinderamata berbentuk logo Dinas Perpustakaan Kota Makassar kepada pembedah buku. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir berpartisipasi mengikuti kegiatan Bedah Buku dan mohon maaf atas segala kekurangan.

Penulis : Tulus Wulan Juni

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

KOPRI PMII Kota Makassar Siap Bersinergi dengan Kementerian Agama melalui Penguatan Gerakan Perempuan dan Kurikulum Berbasis Cinta

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kegiatan Sekolah Kader KOPRI (SKK) yang diselenggarakan oleh KOPRI PMII Kota Makassar menghadirkan narasumber nasional, Farid Saenong, dengan materi bertajuk “KOPRI dan Sinergi Gerakan Multisektoral. Kehadiran Fadli Saenong memberikan perspektif yang komprehensif mengenai arah gerakan perempuan di tengah dinamika sosial, politik, dan kebudayaan yang terus berkembang. Dalam pemaparannya, Farid Saenong menjelaskan, bahwa […]

Read more
Kriminal Makassar SULSEL

Unit Resmob Polda Sulsel Berhasil Mengamankan Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan di Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Selatan, melalui Unit Resmob, berhasil mengamankan seorang pria berinisial S (23), pelaku tindak pidana pembunuhan terhadap istrinya sendiri. Penangkapan tersebut dipimpin oleh AKP Wawan Suryadinata, S.I.K., pada Minggu malam (14/06/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. AKP Wawan Suryadinata menjelaskan bahwa penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat […]

Read more
Makassar SULSEL

Tak Kenal Libur, BPBD Makassar Bersihkan Tumpukan Sampah di Kanal Kandea

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kali ini, upaya pengendalian sampah dengan melakukan pembersihan kotoran yang mengapung di Kanal Kandea, Kecamatan Tallo, Selasa (16/6/2026). Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan pihaknya menerjunkan personel bersama armada perahu untuk […]

Read more