Bekerja Sama dengan Apindo, PSMTI dan PGI, Pangdam XIV/Hsn Bagikan 1.000 Paket Sembako

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han), didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XIV/Hasanuddin Ny. Desi Totok Imam dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kodam, bersama Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Apindo Sulawesi Selatan Drs. Suhardi, M.Si., Ketua PSMTI Sulsel Emmy Jita, Bsc., dan Ketua PGI Sulsel Ir. Yunan Yunus Kadir, membagikan paket bingkisan Ramadhan dalam rangka kegiatan Amaliyah Ramadhan 2023. Kegiatan bertempat di lokasi Bazar Ramadhan 1444 H dan Pameran Alutsista Kodam XIV/Hasanuddin, tepatnya di Lapangan Hasanuddin, Kota Makassar, Jumat (7/4/2023).

Dalam momen yang penuh kebahagiaan ini, setidaknya sebanyak 1.000 paket sembako dibagikan kepada Anak Panti Asuhan dan warga kurang mampu yang ada di wilayah Kota Makassar oleh Pangdam XIV/Hasanuddin bekerjasama dengan Apindo, PSMTI dan PGI.

Pada sambutannya, Mayjen Totok menyampaikan bahwa pembagian bantuan tersebut tidak lain, murni untuk menyebarkan kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini semua untuk kita semua, dari kita untuk kita, untuk kebahagiaan masyarakat Sulsel khususnya masyarakat Kota Makassar,” ungkapnya.

Jenderal bintang dua ini juga mengajak kepada warga Kota Makassar untuk hadir meramaikan Bazar Ramadhan 1444 H dan Pameran Alutsista Kodam XIV/Hasanuddin, dimana para pengunjung dapat membawa pulang hadiah sepeda motor hingga hadiah berangkat umroh gratis jika beruntung.

“Kegiatan ini selama 16 hari dan terbuka untuk umum, disini banyak macam-macam, bisa makan, bisa ngopi-ngopi, bisa bermain dan ada juga hadiah sepeda motor dan ada umroh, silahkan tetapi kalau bisa yang Islam sholat tarawih dulu baru ke sini,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, mantan Gubernur Akmil ini mengajak masyarakat untuk senantiasa berbuat kebaikan.

“Saya juga mengimbau mumpung ini bulan baik kita punya rejeki sedikit, mari kita berbagi dengan mereka, insha Allah mereka akan mendoakan kita, keluarga kita, bangsa dan negara yang kita cintai,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Drs. Suhardi, M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Pangdam XIV/Hasanuddin, dimana selalu memberikan support kepada warga maupun setiap pelaksanaan kegiatan-kegiatan di Sulsel.

“Bapak Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Totok Imam Santoso, yang luar biasa selalu mensupport warga, maupun di setiap kegiatan yang ada di Sulsel, termasuk kegiatan yang kita laksanakan hingga 16 April ini,” pungkasnya.

Selain itu, Ketua Apindo Sulsel mengatakan, bahwa selain pemberian bantuan paket Amaliyah Ramadhan ini, akan ada juga pemberian paket bantuan kepada rekan media sebanyak kurang lebih 30 paket namun akan diberikan di kesempatan berikutnya.

Sumber : Pendam XIV Hsn

Editor. : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar Olahraga SULSEL

IPSI Makassar Optimistis Raih Prestasi di Porprov Sulsel XVIII, 19 Atlet Siap Bertarung

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kota Makassar siap mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 yang berlangsung di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026. Melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, sebanyak 19 atlet terbaik dipersiapkan untuk berlaga pada 13 nomor pertandingan. Kontingen […]

Read more
Makassar SULSEL

Wali Kota Munafri Ajak Gojek Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas di Makassar

MAKASSAR, EDELWEIS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta Gojek ikut mengambil peran aktif dalam mengkampanyekan tertib berlalu lintas, khususnya melalui edukasi kepada para mitra pengemudi. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran Gojek yang dipimpin Vice President Operations Gojek, Gede Manggala, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Makassar, Jumat (6/11/2026). Munafri berharap Gojek […]

Read more
Artikel Makassar SULSEL

Industri Musik di Makassar : Dari WR Soepratman, Ho Eng Djie, hingga Ridwan Sau

Oleh: Rusdin Tompo (Penulis, dan Koordinator Satupena Sulawesi Selatan) Industri rekaman di Makassar memiliki sejarah yang panjang. Kita mesti melacaknya sejak aktivitas rekam-merekam musik yang diyakini sudah ada di Indonesia, khususnya di Batavia dan Surabaya, sejak zaman kolonial Belanda. Gramafon Columbia serta peralatan studio rekaman yang dibawa ke Hindia Belanda awal abad ke-20, dianggap sebagai […]

Read more