BPBD Makassar Luncurkan SIGAP PESISIR, Percepat Respons Bencana dari 90 Menit Menjadi 15 Menit

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar meluncurkan inovasi SIGAP PESISIR (Sistem Integrasi Gerakan Adaptif Pesisir), sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan sekaligus mempercepat penanganan bencana di kawasan pesisir.

Melalui sistem tersebut, BPBD menargetkan waktu respons kedaruratan dapat dipangkas dari rata-rata 90 menit menjadi hanya 15 menit.

SIGAP PESISIR diperkenalkan secara resmi pada Senin (13/7/2026) di Hotel Aston Makassar, bersamaan dengan peluncuran tujuh inovasi perangkat daerah lainnya. Seluruh inovasi tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sebagai bagian dari agenda transformasi pelayanan publik berbasis inovasi di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar mengatakan, kecepatan merupakan faktor krusial dalam penanganan kondisi darurat karena menentukan peluang penyelamatan jiwa dan meminimalkan dampak bencana.

“SIGAP PESISIR dirancang untuk menyatukan seluruh pemangku kepentingan dalam satu sistem kerja yang terintegrasi. Mulai dari pelaporan, koordinasi, pengambilan keputusan hingga pengerahan personel dilakukan secara lebih cepat, terukur, dan efektif,” kata Fadli.

Menurutnya, kawasan pesisir memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap berbagai ancaman, seperti banjir rob, gelombang ekstrem, abrasi pantai, cuaca buruk, hingga kecelakaan di wilayah perairan. Kondisi tersebut membutuhkan mekanisme respons yang lebih adaptif dibandingkan penanganan bencana di wilayah perkotaan pada umumnya.

Melalui SIGAP PESISIR, BPBD menyusun standar operasional prosedur (SOP) yang menghubungkan pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, TNI, Polri, relawan, komunitas kebencanaan, serta masyarakat pesisir dalam satu sistem penanganan kedaruratan. Setiap unsur memiliki peran dan tanggung jawab yang telah ditetapkan sehingga proses aktivasi hingga penanganan di lapangan dapat berlangsung tanpa hambatan.

Program ini juga menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam sistem kesiapsiagaan. Warga akan memperoleh edukasi mengenai pelaporan kejadian, prosedur evakuasi, serta tindakan penyelamatan awal yang aman sebelum tim penolong tiba di lokasi.

Selain memperkuat kapasitas masyarakat, SIGAP PESISIR mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat distribusi informasi, mobilisasi sumber daya, dan pengambilan keputusan saat terjadi keadaan darurat.

BPBD Kota Makassar menilai inovasi tersebut menjadi langkah transformasi tata kelola penanggulangan bencana yang tidak hanya berfokus pada respons saat bencana terjadi, tetapi juga pada penguatan kesiapsiagaan dan pengurangan risiko secara berkelanjutan.

Implementasi SIGAP PESISIR akan dilakukan secara bertahap di wilayah pesisir yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. BPBD berharap model ini dapat menjadi praktik baik (best practice) penanganan bencana perkotaan berbasis kolaborasi dan direplikasi oleh daerah pesisir lainnya di Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

Dukung Inovasi GEMBIRA, LISaN Teken MoU dengan SD Negeri Borong Makassar

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Inovasi sekolah butuh partisipasi dan kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan, termasuk program inovasi GEMBIRA SD Negeri Borong, yang mulai diimplementasikan tahun ini. Dalam kaitan itu, komunitas LISaN menandatangani kesepahaman bersama atau Memorandum of Understanding/MoU (MoU) dengan SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, pada Senin (14 September 2026). Penandatanganan dilakukan oleh Kepala […]

Read more
Makassar SULSEL

Gas Melon Mulai Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total Pangkalan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, merespons persoalan kelangkaan LPG 3 kilogram (kg) yang mulai dikeluhkan masyarakat di Kota Makassar. Ia meminta PT Pertamina segera memastikan ketersediaan pasokan sekaligus memperketat pengawasan distribusi gas bersubsidi tersebut. “Gas LPG 3 kg merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus tersedia dan mudah diperoleh oleh warga […]

Read more
Makassar SULSEL TNI / POLRI

Perkuat Sinergi dan Silaturahmi, Pangdam XIV/Hasanuddin Kunjungi Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko melaksanakan kunjungan ke Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, dan disambut Direktur Utama Pertamina Simon A. Mantiri beserta jajaran Pimpinan dan Staf Pertamina Regional Sulawesi, bertempat di Jalan Garuda, Kota Makassar, Minggu (13/9/2026). Kunjungan tersebut selain untuk mempererat hubungan silaturahmi, juga membahas dinamika antrean pengisian […]

Read more