Dari Musrenbang RKPD 2022, Andi Sudirman Minta OPD Bersatu Jalankan Pembangunan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022, yang digelar di Hotel Grand Claro, Makassar, Kamis.(8 April 2021).

Musrenbang tersebut mengangkat tema : Inovasi Pemanfaatan Potensi dan Sumber Daya Alam untuk Kebangkitan Ekonomi.

Dalam kegiatan itu, Plt Gubernur menyampaikan perlunya sinergitas antara pemerintah provinsi dan juga legislatif dalam mengawal pembangunan daerah melalui aspirasi yang diterima para legislator di lapangan.

“Kami butuh orang ke lapangan, kami punya mitra ada 85 (legislator provinsi) dan bisa dibayangkan kalau semuanya kita sinergikan dan berapa kabupaten kota yang memberikan aspirasi dengan baik, kami bisa bersinergi. Tinggal arah sinergi yang perlu kita perbaiki,” ujarnya.

Sehingga, kata Andi Sudirman, ada tahapan-tahapan prioritas yang tentu hadir dari kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan juga para legislator.

Bahkan, Plt Gubernur menginginkan dalam setiap kunjungannya ke daerah, ada legislator dari provinsi maupun dari kabupaten kota setempat yang ikut serta mengawal dan melihat langsung kondisi pembangunan dan perekonomian di daerah.

“Ini cara kami manfaatkan cara cepat menguasai lapangan dengan menerima masukan dari tim legislatif dan semua dirangkum dalam catatan,” ungkapnya.

Dalam momentum Musrenbang tersebut, Andi Sudirman mengaku akan mengeluarkan keputusan berdasarkan aspirasi dari bawah untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Keputusan bottom up ketika diproses secara administratif dan memungkinkan itulah keputusan saya. Saya tidak mau top down, kalau top down bahaya dipaksa-paksa nanti saya masalah, mereka bermasalah, memasalahkan orang, memasalahkan juga diri sendiri. Saya mau sistem bottom up dalam mengambil keputusan,” tegasnya.

Plt Gubernur juga menyampaikan sudah memetakan kondisi jalan di Sulsel, baik jalan nasional maupun jalan strategis provinsi yang menghubungkan jalan kabupaten dengan kabupaten, untuk melihat kondisi jalan agar bisa dikerjakan dengan baik.

“Data tersebut juga untuk dicocokkan dengan data yang disampaikan oleh netizen, itu sebagai upaya untuk meminimalisir persoalan jalan dan akhirnya persoalan itu dirangkum dan dihitung dalam bentuk uang,” lanjutnya.

Dengan begitu, ia menilai, pendataan jalan rusak yang telah dipetakan ini diketahui membutuhkan anggaran perbaikan sebesar Rp 400 miliar. “Itu baru jalan provinsi yang menghubungkan antar kota ke kota, belum jalan provinsi yang menjadi alternatif yang menghubungkan dari kota ke kota,” terangnya. (Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Makassar SULSEL

BPBD Makassar Gandeng Yonsipur dan PMI, Akhirnya Warga Buloa Nikmati Air Bersih Berkat Teknologi RO

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Keterbatasan peralatan tidak menjadi penghalang bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar untuk tetap hadir melayani masyarakat. Dalam upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak, BPBD Kota Makassar menyalurkan bantuan air bersih di Kecamatan Tallo, Kelurahan Buloa, melalui kolaborasi lintas sektor yang berdampak nyata. BPBD Kota Makassar menggandeng Yon Zeni Konstruksi […]

Read more
Makassar SULSEL

Sidak di MGC, Munafri Dapati Pegawai Santai Merokok Saat Jam Kerja

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan ketegasan terhadap disiplin pegawai saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berlokasi di Gedung Makassar Government Center (MGC) lantai 2, Selasa (13/1/2025). Munafri mendadak geram terhadap pegawai DPM PTSP di gedung Mal Pelayanan Publik (MPP). Pasalnya, saat melakukan sidak, orang nomor satu […]

Read more
Makassar SULSEL

Proyek RISE Jadi Andalan Makassar Atasi Sanitasi dan Banjir Perkotaan

MAKASSAR, EDELWEISNEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Kota Makassar dalam menghadapi persoalan banjir, akses air bersih, sanitasi. Dan kontaminasi lingkungan perkotaan, di hadapan World Resources Institute (WRI) Ruan dan Program Penelitian RISE (Revitalizing Informal Settlements and Their Environment) Indonesia. Paparan tersebut disampaikan Munafri Arifuddin saat menghadiri wawancara singkat bersama […]

Read more